Jangan Sepelekan Manfaat dari 6 Makanan Ini
Eya Ekasari - wolipop
Rabu, 28 Mar 2012 18:30 WIB
Jakarta
-
Kita semua tahu bahwa wortel dan tomat kaya akan vitamin, mineral dan juga zat antioksidan. Tetapi bagaimana dengan peterseli dan lobak? Jangan buru-buru menyepelekannya.
Menurut Kerri-Ann Jennings, M.S., R.D., pakar gizi untuk majalah Eating Well, makanan yang biasanya hanya berfungsi sebagai penghias seperti Peterseli (Parsley), mengandung 156 persen kebutuhan harian Vitamin K. Seperti yang dikutip dari Huffingtonpost, simak manfaat dari makanan dan minuman lain yang mungkin akan mengejutkan Anda.
1. Jamur
Jamur mungkin tidak memiliki reputasi kaya akan nutrisi seperti halnya sayuran berwarna cerah lainnya, namun jamur juga tak kalah bermanfaat. Meskipun jamur hanya memiliki sedikit kalori (hanya 20 kalori per cup, atau sekitar 5 buah jamur), namun rasanya yang seperti daging membuat jamur cukup memuaskan sebagai menu pengganti daging. Jamur juga merupakan salah satu dari sedikit makanan yang mengandung vitamin D. Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa jamur kancing putih mengandung phytochemical yang dapat membantu mencegah kanker payudara.
2. Es Teh
Meminum es teh tidak hanya menyegarkan tapi juga baik untuk tubuh Anda (selama Anda meminumnya tanpa atau dengan sedikit gula). Studi menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi teh secara rutin, Anda dapat mengurangi risiko terserang alzheimer, diabetes, memiliki gigi kuat serta gusi sehat. Hal ini karena teh kaya akan antioksidan yang disebut flavonoid. Jika Anda ingin mendinginkan teh dalam kulkas, tambahkan sedikit perasan lemon. Asam sitrat dan vitamin C dalam sari lemon atau jeruk nipis, akan menjaga kandungan flavonoid dalam teh.
3. Peterseli
Sebelum Anda menganggap bahwa peterseli hanya merupakan bagian dari dekorasi makanan di piring Anda, pertimbangkan fakta berikut. Dua sendok makan peterseli mengandung 156 persen nilai harian Vitamin K yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang, 17 persen nilai harian Vitamin C, dan 13 persen nilai harian Vitamin A dan semua hanya dalam 3 kalori.
4. Whey
Jika Anda memperhatikan ada lapisan tipis di bagian atas youghurt, jangan dibuang. Cairan tersebut adalah whey – protein alami dalam susu. Seperti yang dilaporkan Karen Ansel, M.S., R.D., dalam majalah Eating Well, whey juga merupakan komponen dalam susu yang dapat membantu Anda dalam menurunkan berat badan dan meningkatkan pembakaran kalori otot.
5. Batang Seledri
Seledri memberikan kandungan dosis besar Vitamin K dan mengandung luteolin-zat flavonoid yang dipercaya dapat mengurangi peradangan yang dapat menyebabkan penurunan kognitif. Dalam sebuah studi bulan Oktober 2010 yang dikeluarkan The Journal of Nutrition, tikus yang diberi makanan yang mengandung luteolin memiliki ingatan spasial yang lebih baik (misal, seberapa cepat mereka menemukan sebuah platform dalam labirin air) dan kurang peradangan dari tikus yang tidak mendapatkan luteolin, jelas Cheryl Forberg, R.D. dalam majalah Eating Well.
6. Lobak
Lobak kaya akan nitrat alami yang bermanfaat - tidak seperti nitrat buatan yang tidak sehat dan banyak ditemukan pada daging olahan. Dalam sebuah studi yang dipublikasikan pada jurnal Nitric Oxide bulan Januari 2011, orang dewasa yang mengkonsumsi makanan yang kaya akan nitrat memiliki aliran darah yang lancar pada lobus frontal otak mereka – sebuah area yang sering dikaitkan dengan demensia (pikun). Aliran darah yang buruk memberikan kontribusi terhadap penurunan kognitif yang berhubungan dengan usia. Bonus lain dari konsumsi lobak? Satu buah lobak hanya memiliki 1 kalori.
(fer/fer)
Menurut Kerri-Ann Jennings, M.S., R.D., pakar gizi untuk majalah Eating Well, makanan yang biasanya hanya berfungsi sebagai penghias seperti Peterseli (Parsley), mengandung 156 persen kebutuhan harian Vitamin K. Seperti yang dikutip dari Huffingtonpost, simak manfaat dari makanan dan minuman lain yang mungkin akan mengejutkan Anda.
1. Jamur
Jamur mungkin tidak memiliki reputasi kaya akan nutrisi seperti halnya sayuran berwarna cerah lainnya, namun jamur juga tak kalah bermanfaat. Meskipun jamur hanya memiliki sedikit kalori (hanya 20 kalori per cup, atau sekitar 5 buah jamur), namun rasanya yang seperti daging membuat jamur cukup memuaskan sebagai menu pengganti daging. Jamur juga merupakan salah satu dari sedikit makanan yang mengandung vitamin D. Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa jamur kancing putih mengandung phytochemical yang dapat membantu mencegah kanker payudara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meminum es teh tidak hanya menyegarkan tapi juga baik untuk tubuh Anda (selama Anda meminumnya tanpa atau dengan sedikit gula). Studi menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi teh secara rutin, Anda dapat mengurangi risiko terserang alzheimer, diabetes, memiliki gigi kuat serta gusi sehat. Hal ini karena teh kaya akan antioksidan yang disebut flavonoid. Jika Anda ingin mendinginkan teh dalam kulkas, tambahkan sedikit perasan lemon. Asam sitrat dan vitamin C dalam sari lemon atau jeruk nipis, akan menjaga kandungan flavonoid dalam teh.
3. Peterseli
Sebelum Anda menganggap bahwa peterseli hanya merupakan bagian dari dekorasi makanan di piring Anda, pertimbangkan fakta berikut. Dua sendok makan peterseli mengandung 156 persen nilai harian Vitamin K yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang, 17 persen nilai harian Vitamin C, dan 13 persen nilai harian Vitamin A dan semua hanya dalam 3 kalori.
4. Whey
Jika Anda memperhatikan ada lapisan tipis di bagian atas youghurt, jangan dibuang. Cairan tersebut adalah whey – protein alami dalam susu. Seperti yang dilaporkan Karen Ansel, M.S., R.D., dalam majalah Eating Well, whey juga merupakan komponen dalam susu yang dapat membantu Anda dalam menurunkan berat badan dan meningkatkan pembakaran kalori otot.
5. Batang Seledri
Seledri memberikan kandungan dosis besar Vitamin K dan mengandung luteolin-zat flavonoid yang dipercaya dapat mengurangi peradangan yang dapat menyebabkan penurunan kognitif. Dalam sebuah studi bulan Oktober 2010 yang dikeluarkan The Journal of Nutrition, tikus yang diberi makanan yang mengandung luteolin memiliki ingatan spasial yang lebih baik (misal, seberapa cepat mereka menemukan sebuah platform dalam labirin air) dan kurang peradangan dari tikus yang tidak mendapatkan luteolin, jelas Cheryl Forberg, R.D. dalam majalah Eating Well.
6. Lobak
Lobak kaya akan nitrat alami yang bermanfaat - tidak seperti nitrat buatan yang tidak sehat dan banyak ditemukan pada daging olahan. Dalam sebuah studi yang dipublikasikan pada jurnal Nitric Oxide bulan Januari 2011, orang dewasa yang mengkonsumsi makanan yang kaya akan nitrat memiliki aliran darah yang lancar pada lobus frontal otak mereka – sebuah area yang sering dikaitkan dengan demensia (pikun). Aliran darah yang buruk memberikan kontribusi terhadap penurunan kognitif yang berhubungan dengan usia. Bonus lain dari konsumsi lobak? Satu buah lobak hanya memiliki 1 kalori.
(fer/fer)
Home & Living
Masak Lebih Praktis & Sehat Pakai Philips Airfryer, Lebih Hemat Listrik!
Olahraga
Sepatu Lari Nineten Aurorun Stride, Cocok Buat Pemula hingga Harian
Home & Living
3 Perabot Dapur Kecil yang Diam-Diam Bikin Aktivitas Lebih Nyaman
Elektronik & Gadget
Upgrade Audio Kontenmu dengan TNW A37 Wireless Microphone 2-In-1 Bikin Suara Lebih Jernih & Profesional Tanpa Ribet!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral Penyanyi Pamer Teknik Diet 'Vakum Perut' Saat Konser, Dikritik Dokter
5 Penyebab Kamu Masih Bau Badan Padahal Sudah Pakai Deodoran
Pecahkan Rekor Dunia! Bulu Mata Wanita Ini Tumbuh Sampai ke Pipi
Terbukti Bikin Awet Muda, Ini 3 Kebiasaan yang Wajib Kamu Coba!
7 Tips Makan Sehat Saat Lebaran agar Berat Badan Tetap Terjaga
Most Popular
1
Lee Sang Bo Ditemukan Meninggal di Usia 44 Setelah Mengungkap Tragedi Keluarga
2
Senyum Manis Kamolwan Chanago, Calon Ratu Kecantikan yang Veneer Giginya Lepas
3
Demi Hapus Imej Jahat, Aktor Korea Ini Diet untuk Menggemukkan Badan
4
Teriakan Pelaku Bisnis Mode, Mulai Khawatir Dampak Perang Iran-AS
5
Sebelum Melangkah ke Pelaminan, Ini Hal yang Perlu Dicek Menurut Psikolog
MOST COMMENTED











































