5 Makanan Sehat yang Ternyata Beracun
Eya Ekasari - wolipop
Selasa, 10 Jan 2012 17:34 WIB
Jakarta
-
Menurut kebanyakan orang, sayuran adalah makanan yang penuh nutrisi dan menyehatkan. Namun ada beberapa jenis sayuran yang ternyata bisa berbahaya bagi tubuh, dan bahkan bisa menyebabkan kematian. Seperti yang dikutip dari Foxnews, berikut ini lima makanan yang sebaiknya Anda hindari.
1. Biji dan Akar
Biji, benih dan akar dari beberapa buah serta sayuran mengandung zat alami yang disebut amygdalin, salah satu senyawa cyanogenik glykosida yang terdapat dalam biji buah apel, peach, plum, apricot, cherry dan biji almond. Kandungan amygdalin dalam jumlah banyak bisa menyebabkan seseorang mengalami keracunan cyanida. Namun jangan khawatir, menelan sekali atau dua kali tidak terlalu berbahaya karena kadar amygdalin baru akan bereaksi ketika dikonsumsi dalam jumlah banyak.
2. Kentang 'Hijau'
Racun lain yang paling umum ditemukan di dapur adalah kentang yang telah berubah warna menjadi hijau. Solanin dan chaconine, merupakan racun alami glikoalkaloid yang terdapat pada kentang. Racun tersebut umumnya berkadar rendah dan tidak menimbulkan efek serius. Selain rasanya pahit, kandungan racun dalam kentang berpotensi memicu gejala keracunan seperti mual, muntah, diare, atau mulut terasa terbakar. Oleh karenanya, hindari mengolah daging kentang yang masih muda atau berwarna kehijauan.
3. Rhubarb
Rhubarb adalah tanaman yang daunnya memiliki kandungan racun, namun bisa dijadikan bahan makanan terutama untuk campuran puding. Daunnya mengandung asam oksalat yang menyebabkan kerusakan ginjal serius dan kematian. Meskipun efek tersebut berlaku pada orang yang mengonsumsinya dalam jumlah banyak, tetapi ada baiknya jika Anda menghindari daun rhubarb ketika membuat salad. Namun tangkainya bisa dimakan, dan akar rhubarb sudah dipakai selama lebih dari 5.000 tahun sebagai obat pencahar.
4. Singkong Mentah
Singkong dibedakan menjadi dua tipe yaitu tipe pahit dan manis. Tipe yang pahit mengandung kadar racun glikosida (dapat membentuk asam sianida) yang tinggi dibanding dengan singkong manis. Jika singkong mentah tidak dimasak sempurna maka akan terbentuk hidrogen sianida (HCN), yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan, seperti penyempitan saluran napas, mual, muntah, sakit kepala, bahkan bisa menimbulkan kematian. Namun sejumlah kecil cyanida masih dapat ditolerir tubuh, yaitu satu miligram per kilogram berat badan orang tiap harinya.
5. Jamur 'Liar'
Membedakan jamur yang tidak beracun dengan jamur beracun cukup sulit. Jamur beracun tidak dapat diubah menjadi 'aman dikonsumsi' hanya dengan cara dimasak, dibekukan, atau dimasukkan ke dalam kaleng kedap udara. Salah satu jamur yang beracun adalah, jamur payung yang bernama 'death cap' (Amanita phalloides). 'Death cap' merupakan jamur paling beracun di antara jamur payung lainnya.
Kandungan alpha-amanitin di dalamnya dapat merusak hati dan ginjal hingga menyebabkan kematian. Gejala awalnya adalah mulas, diare air dan muntah-muntah. Biasanya mulai terlihat 2-3 hari setelah konsumsi. Kematian dapat terjadi setelah enam hingga 12 hari keracunan. Menurut penelitian, tertelannya 30 gram jamur death cap dapat membunuh seorang manusia.
(eya/eya)
1. Biji dan Akar
Biji, benih dan akar dari beberapa buah serta sayuran mengandung zat alami yang disebut amygdalin, salah satu senyawa cyanogenik glykosida yang terdapat dalam biji buah apel, peach, plum, apricot, cherry dan biji almond. Kandungan amygdalin dalam jumlah banyak bisa menyebabkan seseorang mengalami keracunan cyanida. Namun jangan khawatir, menelan sekali atau dua kali tidak terlalu berbahaya karena kadar amygdalin baru akan bereaksi ketika dikonsumsi dalam jumlah banyak.
2. Kentang 'Hijau'
Racun lain yang paling umum ditemukan di dapur adalah kentang yang telah berubah warna menjadi hijau. Solanin dan chaconine, merupakan racun alami glikoalkaloid yang terdapat pada kentang. Racun tersebut umumnya berkadar rendah dan tidak menimbulkan efek serius. Selain rasanya pahit, kandungan racun dalam kentang berpotensi memicu gejala keracunan seperti mual, muntah, diare, atau mulut terasa terbakar. Oleh karenanya, hindari mengolah daging kentang yang masih muda atau berwarna kehijauan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rhubarb adalah tanaman yang daunnya memiliki kandungan racun, namun bisa dijadikan bahan makanan terutama untuk campuran puding. Daunnya mengandung asam oksalat yang menyebabkan kerusakan ginjal serius dan kematian. Meskipun efek tersebut berlaku pada orang yang mengonsumsinya dalam jumlah banyak, tetapi ada baiknya jika Anda menghindari daun rhubarb ketika membuat salad. Namun tangkainya bisa dimakan, dan akar rhubarb sudah dipakai selama lebih dari 5.000 tahun sebagai obat pencahar.
4. Singkong Mentah
Singkong dibedakan menjadi dua tipe yaitu tipe pahit dan manis. Tipe yang pahit mengandung kadar racun glikosida (dapat membentuk asam sianida) yang tinggi dibanding dengan singkong manis. Jika singkong mentah tidak dimasak sempurna maka akan terbentuk hidrogen sianida (HCN), yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan, seperti penyempitan saluran napas, mual, muntah, sakit kepala, bahkan bisa menimbulkan kematian. Namun sejumlah kecil cyanida masih dapat ditolerir tubuh, yaitu satu miligram per kilogram berat badan orang tiap harinya.
5. Jamur 'Liar'
Membedakan jamur yang tidak beracun dengan jamur beracun cukup sulit. Jamur beracun tidak dapat diubah menjadi 'aman dikonsumsi' hanya dengan cara dimasak, dibekukan, atau dimasukkan ke dalam kaleng kedap udara. Salah satu jamur yang beracun adalah, jamur payung yang bernama 'death cap' (Amanita phalloides). 'Death cap' merupakan jamur paling beracun di antara jamur payung lainnya.
Kandungan alpha-amanitin di dalamnya dapat merusak hati dan ginjal hingga menyebabkan kematian. Gejala awalnya adalah mulas, diare air dan muntah-muntah. Biasanya mulai terlihat 2-3 hari setelah konsumsi. Kematian dapat terjadi setelah enam hingga 12 hari keracunan. Menurut penelitian, tertelannya 30 gram jamur death cap dapat membunuh seorang manusia.
(eya/eya)
Pakaian Pria
Rayakan Chinese New Year 2026 dengan 3 Celana Pria untuk Tampil Rapi, Elegan, dan Percaya Diri!
Pakaian Pria
Menyambut Chinese New Year 2026 dengan Dompet Baru Lebih Berkelas yang Bikin Rezeki Terasa Makin Fresh!
Hobi dan Mainan
Traveling Saat Ramadhan 2026 Jadi Lebih Praktis dengan 3 BAGSMART Organizer yang Wajib Kamu Punya!
Hobi dan Mainan
Rayakan Chinese New Year 2026 Lebih Meriah dengan 2 Game Kartu Seru Andalan Banyak Orang!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Skip Sarapan Vs Skip Makan Malam, Mana Lebih Efektif Menurunkan Berat Badan?
Manfaat Jalan Kaki saat Commuting, Bantu Jaga Kesehatan Fisik dan Pikiran
Manfaat Jahe untuk Kulit: Dari Atasi Jerawat hingga Bikin Awet Muda
Rutin Minum Kopi Setiap Hari, Ternyata Ini Dampaknya bagi Kesehatan
Diet Bone Broth untuk Turunkan Berat Badan, Ini Plus Minusnya
Most Popular
1
5 Gaya Margot Robbie Pakai Gaun Terbuat dari Rambut Asli Manusia
2
Skip Sarapan Vs Skip Makan Malam, Mana Lebih Efektif Menurunkan Berat Badan?
3
Gaya Wulan Guritno di NTT, Tampil Tradisional nan Stylish Pakai Kain Songket
4
Kucing Karl Lagerfeld Dapat Warisan Tapi Keluarga Tidak, Harta Rp 4 T Digugat
5
Apa Itu Hopeless Romantic? Terlalu Bucin Bisa Jadi Tandanya
MOST COMMENTED











































