Bahaya Kesehatan di Balik Jus Apel
Eya Ekasari - wolipop
Senin, 05 Des 2011 17:50 WIB
Jakarta
-
Jika Anda pikir jus buah adalah minuman yang sehat, sebaiknya pikir kembali. Menurut pakar kesehatan, jus buah justru bisa memiliki efek buruk terhadap kesehatan. Salah satu yang berbahaya adalah jus apel.
Menurut pakar kesehatan dan nutrisi, jus apel bisa berbahaya bagi berat badan dan gigi pada anak. Jus apel dipercaya mengandung banyak kalori dan pada beberapa kasus, juga mengandung gula dan soda.
Membiarkan anak meminum jus apel, sama saja seperti membiasakan anak mengonsumsi makanan manis dan menjauhkannya dari makanan serta minuman sehat. Belum lagi adanya risiko obesitas yang akan dihadapi si kecil di kemudian hari.
"Jus apel seperti air gula. Saya tidak akan membiarkan anak saya yang berusia 3 tahun meminum jus apel'," ujar Judith Stern, profesor dalam bidang kesehatan dan nutrisi di University of California.
Belakangan ini banyak dijumapi jus yang telah dilengkapi dengan berbagai macam vitamin. Namun hal tersebut tidak memuaskan beberapa ahli gizi. Menurut mereka dengan adanya vitamin, minuman itu tetap tak bisa disebut sebagai minuman sehat.
"Jika tidak sehat pada awalnya, menambahkan vitamin tidak membuatnya jadi makanan atau minuman sehat. Jika minuman itu malah menambah berat badan Ada, maka itu bukanlah pilihan yang sehat," jelas Karen Ansel, pakar diet dan juru bicara American Dietetic Association.
Menurut catatan akademi pediatrik, kandungan karbohidrat, dan gula lebih banyak ditemukan dalam jus apel ketimbang susu. Jus hanya mengandung sedikit protein dan mineral, serta tak ada serat. Minum jus memberikan banyak banyak kalori dengan cepat tanpa menyadari berapa banyak yang telah dikonsumsi.
"Saya menyarankan untuk memakan apel secara langsung, dan Anda akan merasa jauh lebih baik," tutur Ansel, seperti yang dikutip dari MSN.
Jika Anda dan keluarga ingin mengonsumsi jus buah, berikut ini beberapa saran dari para ahli nutrisi:
1. Pilih jus yang diperkaya dengan kalsium dan vitamin D-3
2. Hindari memberikan jus pada anak sebelum usianya 6 bulan. Jangan menarus jus ke dalam botol tertutup, karenakan membuatnya meminum sepanjang hari. Akibatnya, gigi menjadi rusak.
3. Batasi jumlah jus yang akan dikonsumsi. 4 sampai 6 ons per hari untuk anak usia 1 hingga 6 tahun. 8 sampai 12 ons untuk mereka yang berusia 7 hingga 18 tahun.
4. Dorong anak untuk lebih banyak makan buah utuh ketimbang jus.
5. Jangan terpengaruh dengan label yang mengklaim 'tidak ada tambahan gula' atau 'bebas kolesterol', karena itu tidak benar.
(eya/hst)
Menurut pakar kesehatan dan nutrisi, jus apel bisa berbahaya bagi berat badan dan gigi pada anak. Jus apel dipercaya mengandung banyak kalori dan pada beberapa kasus, juga mengandung gula dan soda.
Membiarkan anak meminum jus apel, sama saja seperti membiasakan anak mengonsumsi makanan manis dan menjauhkannya dari makanan serta minuman sehat. Belum lagi adanya risiko obesitas yang akan dihadapi si kecil di kemudian hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belakangan ini banyak dijumapi jus yang telah dilengkapi dengan berbagai macam vitamin. Namun hal tersebut tidak memuaskan beberapa ahli gizi. Menurut mereka dengan adanya vitamin, minuman itu tetap tak bisa disebut sebagai minuman sehat.
"Jika tidak sehat pada awalnya, menambahkan vitamin tidak membuatnya jadi makanan atau minuman sehat. Jika minuman itu malah menambah berat badan Ada, maka itu bukanlah pilihan yang sehat," jelas Karen Ansel, pakar diet dan juru bicara American Dietetic Association.
Menurut catatan akademi pediatrik, kandungan karbohidrat, dan gula lebih banyak ditemukan dalam jus apel ketimbang susu. Jus hanya mengandung sedikit protein dan mineral, serta tak ada serat. Minum jus memberikan banyak banyak kalori dengan cepat tanpa menyadari berapa banyak yang telah dikonsumsi.
"Saya menyarankan untuk memakan apel secara langsung, dan Anda akan merasa jauh lebih baik," tutur Ansel, seperti yang dikutip dari MSN.
Jika Anda dan keluarga ingin mengonsumsi jus buah, berikut ini beberapa saran dari para ahli nutrisi:
1. Pilih jus yang diperkaya dengan kalsium dan vitamin D-3
2. Hindari memberikan jus pada anak sebelum usianya 6 bulan. Jangan menarus jus ke dalam botol tertutup, karenakan membuatnya meminum sepanjang hari. Akibatnya, gigi menjadi rusak.
3. Batasi jumlah jus yang akan dikonsumsi. 4 sampai 6 ons per hari untuk anak usia 1 hingga 6 tahun. 8 sampai 12 ons untuk mereka yang berusia 7 hingga 18 tahun.
4. Dorong anak untuk lebih banyak makan buah utuh ketimbang jus.
5. Jangan terpengaruh dengan label yang mengklaim 'tidak ada tambahan gula' atau 'bebas kolesterol', karena itu tidak benar.
(eya/hst)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
6 Tren Diet yang Viral dan Populer Sepanjang 2025
Most Popular
1
Rebutan Uang Duka, Konflik Menantu dan Mertua Berujung Tragis
2
8 Foto Alyssa Daguise Liburan ke London, Bumil Tampil Stylish Pakai Coat Bulu
3
Niat Cantik Berujung Maut, Ibu 2 Anak Meninggal Usai Oplas Bokong & Perut
4
Ramalan Zodiak 5 Januari: Taurus Jaga Emosi, Gemini Manfaatkan Momentum
5
Tipe Balas Chat Berdasarkan Zodiak: Aries Gercep, Ada yang Hilang Berhari-hari
MOST COMMENTED











































