Berjalan Lebih Cepat Bisa Buat Anda Panjang Umur
Ferdy Thaeras - wolipop
Senin, 05 Sep 2011 16:51 WIB
Jakarta
-
Umur hanya Tuhan yang tahu, namun manusia bisa berusaha menjalani gaya hidup sehat untuk memperoleh umur panjang. Banyak cara untuk memperoleh umur panjang seperti; berteman di kantor, berjemur, hobi belanja, hingga bercinta!
Baru-baru ini, sebuah penelitian menemukan bahwa ada cara sederhana untuk memperpanjang umur Anda, yakni dengan cara menambah kecepatan langkah saat berjaan kaki. University of Pittsburgh mengumpulkan data dari 35.000 peserta survei yang semuanya wanita berusia 65 tahun ke atas.
Dikutip dari situs Oprah, mereka yang berjalan lebih cepat 0.1 meter/detik, terhubung dengan penurunan risiko kematian sebesar 12%. Sedangkan mereka yang berusia 75 hingga 84 tahun, 92% dari mereka yang suka berjalan cepat (1.4 meter/detik atau lebih cepat), hidup 10 tahun lebih lama ketimbang mereka yang lebih lambat (35% wanita berjalan lambat = 0.4 meter/detik).
"Alasan mengapa kecepatan bisa mempengaruhi vitalitas seseorang adalah banyak organ dan sistem tubuh bekerja saat kita bergerak lebih cepat: jantung, paru-paru, otot, sendi, tulang dan otak," ujar Stephanie Studenski, MD, penulis dari studi tersebut.
Ia berspekulasi bahwa suatu saat nanti, kecepatan bergerak akan menjadi tolok ukur dari para dokter untuk mengetahui tingkat kesehatan pasiennya. Berjalan lambat bisa menjadi indikasi masalah kesehatan. Dari kecepatan berjalan juga bisa diatur tekanan darah, diet hingga fitnes yang ideal.
(fer/eny)
Baru-baru ini, sebuah penelitian menemukan bahwa ada cara sederhana untuk memperpanjang umur Anda, yakni dengan cara menambah kecepatan langkah saat berjaan kaki. University of Pittsburgh mengumpulkan data dari 35.000 peserta survei yang semuanya wanita berusia 65 tahun ke atas.
Dikutip dari situs Oprah, mereka yang berjalan lebih cepat 0.1 meter/detik, terhubung dengan penurunan risiko kematian sebesar 12%. Sedangkan mereka yang berusia 75 hingga 84 tahun, 92% dari mereka yang suka berjalan cepat (1.4 meter/detik atau lebih cepat), hidup 10 tahun lebih lama ketimbang mereka yang lebih lambat (35% wanita berjalan lambat = 0.4 meter/detik).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia berspekulasi bahwa suatu saat nanti, kecepatan bergerak akan menjadi tolok ukur dari para dokter untuk mengetahui tingkat kesehatan pasiennya. Berjalan lambat bisa menjadi indikasi masalah kesehatan. Dari kecepatan berjalan juga bisa diatur tekanan darah, diet hingga fitnes yang ideal.
(fer/eny)
Pakaian Pria
Cari Sepatu Basket Nyaman? Air Jordan Luka 4 PF Layak Dilirik
Home & Living
Libas Tuntas Noda Bandel & Bau Amis di Piring dengan Sabun Ini
Home & Living
Biar Nggak Biasa, Ini Kotak Tisu Estetik yang Bikin Meja Terlihat Lebih Premium!
Makanan & Minuman
Ini Camilan Khas yang Cocok Temani Momen Kumpul Keluarga
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tren Tubuh Sangat Kurus di Oscars Bikin Khawatir, Efek Ozempic Disorot
Jangan Salah Bawa Bekal! 4 Camilan Sehat yang Cocok untuk Perjalanan Mudik
Vagina Gatal Padahal Sudah Bersih? Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari
9 Buah yang Bagus untuk Mengatasi Jerawat Agar Wajah Mulus Saat Lebaran
Tren Unik di Dubai, Orang Datang ke Gym untuk Latihan Tidur Siang
Most Popular
1
Viral Verificator
Viral Perjuangan Wanita Mudik, Bawa Burung dalam Sangkar dan Dua Kucing
2
Ramalan Zodiak 21 Maret: Aquarius Masih Ada Beban, Pisces Tetap Sabar
3
Sophia Latjuba Ikut Tren Viral Unggah Foto Tahun 90an, Wajahnya Bikin Salfok
4
Lebaran Jadi Momen Maaf-Maafan, Ini Cara Minta Maaf Sesuai Zodiak (Part 1)
5
30 Ucapan Lebaran 2026 yang Santun dan Bikin Hati Hangat
MOST COMMENTED











































