11 Cara Kurangi Risiko Kanker Payudara
Kanker payudara merupakan penyakit yang paling ditakuti oleh para wanita karena bisa menyebabkan kematian jika telat mendiagnosa. Menurut, Dr Marisa C Weiss, selaku presiden dan pendiri Breastcancer.org, seperti dikutip dari ABCNews, kebanyakan kanker payudara tidak menurun di keluarga. Kenyataannya kasus kanker payudara sangat dipengaruhi oleh lingkungan, gaya hidup dan pilihan alat kontrasepsi.
Adanya kandungan bahan kimia yang ditemukan dalam makanan, minuman, udara, obat-obatan yang dikonsumsi dan beberapa produk pribadi bisa mempengaruhi pengembangan dan kinerja sel-sel payudara setiap harinya sehingga meningkatkan risiko kanker payudara. Tetapi jangan dulu khawatir, Weiss mengungkapkan bahwa ada 11 cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risikonya, seperti yang dilansir dari ABC.
1. Kurangi pemakaian obat penambah hormon misalnya, alat KB Intrauterine device (IUD) dan pelumas buatan untuk miss V yang kering.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
3. Berolahraga secara teratur setidaknya 3-4 jam dalam satu minggu, tapi jika bisa menambah jam berolahraga akan jauh lebih baik.
4. Menghindari alkohol, berdasarkan studi tahun 2007 diketahui angka kejadian kanker payudara meningkat jika mengonsumsi alkohol.
5. Berhenti merokok serta menghindari paparan asap dan tempat-tempat yang memiliki paparan asap rokok.
6. Terkena sedikit sinar matahari untuk mendapatkan vitamin D. Tanyakan pada dokter, berapa banyak dosis yang tepat. Biasanya orang kota tidak memiliki dosis vitamin D yang cukup. Selain mulai membiasakan berjalan di luar ruanga, mengonsumsi suplemen vitamin D3, minyak ikan dan produk susu adalah altenatif yang baik.
7. Pertimbangkan kembali diet Anda. Miliki pola makan yang sehat dengan mengurangi makanan yang digoreng, makanan cepat saji atau dalam kemasan siap pakai. Serta perbanyaklah mengonsumsi buah dan sayuran yang telah dicuci bersih terlebih dahulu.
8. Hindari memasak atau memanaskan makanan dalam wadah plastik atau pandi yang bisa menimbulkan bahan kimia berbahaya bisa terkena udara panas. Pertimbangkan bahan dari stainless steel, keramik atau besi untuk memasak, meyimpan dan menyajikan makanan.
9. Konsumsilah air yang telah dimasak dengan matang serta melaui penyaringa.
10. Miliki pola tidur yang cukup dan berkualitas setiap harinya. Tidur yang cukup bisa memperbaiki dan menjaga sistem kekebalan tubuhmembantu Anda.
11. Selalu pilih produk rumah tangga yang aman, seperti menghindari penggunaan pestisida serta produk lain yang diketahui mengandung bahan kimia berbahaya.
(eya/eya)
Makanan & Minuman
Ngemil Tiap Hari Tanpa Takut Gemuk? Coba Cookies Gluten-Free Tinggi Protein Ini!
Makanan & Minuman
Bukan Sekadar Bumbu! Kunyit Putih Bubuk Ini Jadi Rahasia Sehat yang Lagi Dicari Banyak Orang
Olahraga
Cuma Ganti Outfit Ini, Gaya Olahraga Kamu Langsung Naik Level & Lebih Percaya Diri!
Makanan & Minuman
Cuma 1 Bar, Laper Langsung Hilang! Snack Sehat Praktis yang Wajib Ada di Tas
Tren Tubuh Sangat Kurus di Oscars Bikin Khawatir, Efek Ozempic Disorot
Jangan Salah Bawa Bekal! 4 Camilan Sehat yang Cocok untuk Perjalanan Mudik
Vagina Gatal Padahal Sudah Bersih? Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari
9 Buah yang Bagus untuk Mengatasi Jerawat Agar Wajah Mulus Saat Lebaran
Tren Unik di Dubai, Orang Datang ke Gym untuk Latihan Tidur Siang
Potret Cantik Istri Pogba Rayakan Lebaran, Model yang Disebut Mualaf
Potret Lucinta Luna Salat Ied di Masjid Seoul, Pakai Baju Koko & Peci
Terseret Skandal Epstein, Putri Beatrice & Eugenie Diminta Lepas Gelar
Aktris Iran Ini Viral Usai Sebut Kematian Khamenei Ditunggu 47 Tahun











































