Stres Berlebih Bisa Buat Wanita Terkena Stroke
Tekanan yang didapatkan dari kesibukan sehari-hari dapat membuat siapapun terkena stres yang akhirnya mempengaruhi kesehatan tubuh. Tahukah Anda, wanita yang mengalami stres berlebihan bisa terkena penyakit stroke?
Menurut survey yang dikutip Times of India, wanita cenderung lebih rentan terhadap stres. Hal ini didapat dari sebuah penelitian yang melibatkan 2000 orang. Hasilnya, seperlima dari wanita merasa tingkat stres mereka tidak bisa terkontrol. Sedangkan pria yang tidak dapat mengontrol stresnya, jauh di bawah angka tersebut.
Seorang ahli mengatakan stres dapat menaikkan tekanan darah dan mengakibatkan stroke. Serangan stroke juga dipengaruhi oleh diet yang tidak sehat dan kurangnya olahraga. Hal ini didukung kuat dengan adanya survey yang dilakukan Stroke Association dan Siemens yang menemukan hampir seperlima dari orang-orang stroke jarang berolahraga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara keseluruhan, 40 persen dari mereka yang disurvei mengatakan bahwa mereka tidak menyadari adanya hubungan antara berolahraga dengan menurunkan risiko stroke. James Beeby dari Stroke Association mengatakan, "Penelitian ini sangat mengkhawatirkan dan pengetahuan akan bahaya stroke sangat dibutuhkan.”
Untuk hindari risiko terkena stroke, ada baiknya Anda untuk lebih rajin melakukan olahraga. "Olahraga adalah obat pengalih stres yang hebat," tutur Natania Goldberg, pelatih pribadi dan konsultan kesehatan salah satu klub olahraga, seperti dikutip dari Self.
Ketika Anda mulai bergerak dan fokus pada sesuatu, kegalauan yang Anda rasakan pun perlahan-lahan teralihkan. Olahraga bisa mengendurkan tekanan pada otot, yang kemudian mengirimkan sinyal ke otak untuk berpikir lebih rileks. Baca berita lengkap cara menghindari stres dengan olahraga, di sini.
(eya/hst)











































