Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Coba 6-6-6 Walking Challenge, Jalan Kaki Rutin untuk Turunkan Berat Badan

Almira Riva Az Zahra - wolipop
Senin, 20 Apr 2026 05:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Tired female runner walking.She is exhausted of running.
Foto: Getty Images/BalanceFormcreative
Daftar Isi
Jakarta -

Membakar kalori menjadi salah satu kunci untuk menurunkan berat badan, sebab makanan yang kita konsumsi sehari-hari terkadang melebihi batas kalori harian. Aktivitas yang kita lakukan setiap hari bisa menjadi cara untuk membakar kalori dalam tubuh, bahkan yang paling sederhana seperti berjalan.

Di internet, ada banyak tips dan trik agar kegiatan berjalan menjadi efektif dalam membakar kalori yang bisa kamu coba. Namun, jika mencari cara yang paling fleksibel dan efektif untuk kamu yang memiliki jadwal padat, teknik 6-6-6 walking challenge ini bisa menjadi solusi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa itu 6-6-6 Walking Challenge?

Walking challenge ini merupakan rutinitas berjalan selama 60 menit setiap hari, baik pada pukul 6 pagi maupun 6 sore, dengan pemanasan serta pendinginan masing-masing selama 6 menit. Dalam 60 menit berjalan, kurang lebih dapat mencapai 5.500 langkah, yang berarti sudah setengah dari target 10 ribu langkah per hari.

"Tujuannya adalah membuat berjalan menjadi bagian dari ritme harian," ujar Matt Dustin, pelatih Precision Nutrition di Garage Gym Reviews seperti dikutip dari theeverygirl.

ADVERTISEMENT

6-6-6 walking challenge ini dapat dilakukan secara fleksibel di mana saja, baik di treadmill maupun di luar ruangan. Yang terpenting dari aktivitas berjalan ini adalah durasinya yang terukur.

Manfaat 6-6-6 Walking Challenge

Berjalan secara konsisten seperti ini membantu tubuh membentuk kebiasaan baik. Tubuh lebih fleksibel dan mengurangi risiko cedera.

"(metode 6-6-6) ini mencakup komponen seperti pemanasan dan pendinginan-hal yang sering dilewatkan orang, yang berfungsi mengurangi kaku otot, membantu mencegah cedera, serta mempercepat pemulihan," ujar Matt Dustin.

Selain itu, 6-6-6 walking challenge juga dapat membangun daya tahan kaki, membantu menurunkan berat badan dengan membakar lebih banyak kalori, serta mengurangi risiko penyakit jantung.

Waktu Terbaik Melakukan 6-6-6 Walking Challenge Pukul 6 Pagi atau 6 Sore?

Waktu pukul 6 dimaksudkan sebagai antisipasi agar tidak menunda-nunda dan tidak mengganggu kesibukan. Sebaiknya, 6-6-6 walking challenge dilakukan pada waktu yang konsisten. Jika memilih pukul 6 pagi, maka lakukan pada waktu tersebut secara berkelanjutan, karena hal ini akan berpengaruh pada jam biologis atau ritme sirkadian tubuh. Jadi, kamu bebas menyesuaikan waktunya, pagi atau sore, asalkan dilakukan secara konsisten.

Mengenai perdebatan yang terus berlanjut tentang apakah lebih baik berolahraga di pagi atau malam hari, Dustin menjelaskan bahwa dalam menjalani 6-6-6 walking challenge, keduanya sama-sama memiliki keunggulan. Berjalan pada waktu yang tetap, terutama di pagi atau sore hari, dapat membantu mengatur ritme sirkadian tubuh. Jalan pagi memberi paparan cahaya alami yang mendukung kualitas tidur di malam hari, sementara jalan sore membantu meredakan stres setelah beraktivitas seharian.

Karena masing-masing waktu memiliki kelebihan dan kekurangannya, pilihan terbaik sebenarnya bergantung pada rutinitas, gaya hidup, serta respons tubuhmu. Jika kamu ingin meningkatkan kualitas tidur atau merasa lebih produktif di siang hari, berjalan pukul 06.00 pagi bisa menjadi pilihan. Sementara itu, berjalan pukul 06.00 sore lebih cocok jika kamu kurang termotivasi di pagi hari atau ingin melepas penat setelah bekerja.

Jangan lupa untuk mencatat seluruh progresmu agar tetap termotivasi. Saat ini, sudah banyak aplikasi pelacak yang mudah digunakan dengan fitur yang sangat mendukung. Memberikan self-reward kecil juga bisa menjadi sumber motivasi, asalkan setelah itu kamu tetap kembali konsisten.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads