Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Nana Hadiri Sidang Lawan Perampok Rumahnya, Terungkap Tertusuk Pisau di Leher

R Chairini Putong - wolipop
Rabu, 22 Apr 2026 05:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Nana eks After School
Nana eks After School. Foto: dok. Instagram @jin_a_nana
Jakarta -

Nana eks After School menghadiri sidang pertama melawan pelaku perampokan rumahnya. Bintang drama Korea Climax itu terang-terangan menunjukkan kemarahan atas insiden yang menyebabkan ibunya terluka hingga tak sadarkan diri, selama persidangan.

Hari ini, Selasa (21/4/2026), Nana eks After School hadir bersama tim kuasa hukumnya di Pengadilan Distrik Uijeongbu. Sang aktris tampil sederhana tanpa makeup, memakai oversized jacket, jeans, topi, dan masker.

Saat memasuki ruang persidangan, Nana eks After School dikabarkan langsung menghampiri terdakwa dan berkata, "Apa kau menikmati ini? Tatap mataku." Ia kemudian diperintahkan oleh hakim untuk duduk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Situasi berubah tegang dan pengadilan meminta Nana eks After School agar tetap tenang. "Kami memahami perasaan Anda, tapi persidangan tidak bisa berjalan lancar jika emosi meningkat." Yang dibalas, "Tidak mungkin aku tidak merasa emosional," sebelum kembali tenang dan melanjutkan kesaksiannya sebagai korban perampokan.

Nana eks After School merunut insiden perampokan yang terjadi pada Sabtu (15/11/2025) pukul 6 pagi itu. Ia mendengar rintihan ibunya bersamaan dengan suara napas seorang pria di dalam rumah mereka.

Nana eks After School menghadiri sidang pertama melawan pelaku perampokan rumahnya.Nana eks After School menghadiri sidang pertama melawan pelaku perampokan rumahnya. Foto: dok. X

"Aku langsung merasakan bahaya, jadi aku mencoba bergerak sehati-hati mungkin. Ketika melihat apa yang terjadi, aku sangat gelisah dan merasa harus memisahkan ibuku dari pria itu," jelas pemilik nama asli Im Jin Ah itu.

"Aku tidak membayangkan dia membawa pisau dan berpikir aku harus merebutnya. Tapi melihat perilakunya, aku menyadari dia memegang pisau dan bisa melukai ibuku kapan saja. Secara naluriah, aku bertindak untuk membela diri," timpal Nana eks After School, membenarkan adanya perkelahian.

Nana eks After School menghadiri sidang pertama melawan pelaku perampokan rumahnya.Nana eks After School menghadiri sidang pertama melawan pelaku perampokan rumahnya. Foto: dok. X

Dalam persidangan, Nana eks After School juga mengungkap bahwa lehernya terluka hingga berdarah karena goresan pisau. Setelah memberi isyarat kepada ibunya untuk menelepon polisi, pelaku perampokan rumahnya akhirnya diamankan pihak berwajib.

Nana eks After School sempat digugat balik oleh perampok rumahnya atas tuduhan percobaan pembunuhan usai melakukan pembelaan diri. Namun, polisi menolak untuk meneruskan gugatannya. Selama persidangan, ia memohon maaf kepada Nana eks After School dan ibunya sebagai korban.

(rcp/rcp)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads