Kedelai Tidak Picu Kanker Payudara
Eya Ekasari - wolipop
Kamis, 07 Apr 2011 18:08 WIB
Jakarta
-
Walau rasanya tidak begitu lezat, makanan atau minuman yang mengandung kedelai ternyata memiliki manfaat luar biasa. Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi makanan yang mengandung kedelai, bisa mengurangi risiko kambuhnya kanker di antara mantan penderita kanker payudara.
Seperti yang dikutip dari Times of India, para ilmuwan meneliti hubungan antara makanan yang terbuat dari kedelai dengan kanker payudara, menggunakan data dari lembaga multi-studi kolaboratif, the After Breast Cancer Pooling Project.
"Sebelumnya ada kekhawatiran keamanan mengenai pengaruh penganan kedelai terhadap wanita dengan kanker payudara. Kedelai mengandung kadar isoflavon yang tinggi, ada kekhawatiran tersendiri bahwa isoflavon tersebut mungkin dapat meningkatkan risiko kambuhnya kanker pada pasien yang menderita kanker payudara," ujar Xiao Ou Shu, profesor kedokteran di Vanderbilt Epidemologi Center.
Namun ternyata hal tersebut ditampik oleh penelitian terbaru yang melibatkan 18.312 wanita antara usia 20-83 tahun. Semua wanita peserta penelitian tersebut menderita kanker payudara invasif primer.
Hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa mereka yang selamat dari kaker adalah mereka yang mengonsumsi isoflavon kedelai paling tinggi (lebih dari 23 mg tiap hari) dibandingkan dengan mereka yang sedikit mengonsumsinya (0,48 mg per hari atau lebih rendah).
"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa memasukkan makanan atau minuman yang terbuat dari kedelai merupakan makanan yang sehat bahkan jika mereka telah menderita kanker payudara," ujar Shu.
(eya/hst)
Seperti yang dikutip dari Times of India, para ilmuwan meneliti hubungan antara makanan yang terbuat dari kedelai dengan kanker payudara, menggunakan data dari lembaga multi-studi kolaboratif, the After Breast Cancer Pooling Project.
"Sebelumnya ada kekhawatiran keamanan mengenai pengaruh penganan kedelai terhadap wanita dengan kanker payudara. Kedelai mengandung kadar isoflavon yang tinggi, ada kekhawatiran tersendiri bahwa isoflavon tersebut mungkin dapat meningkatkan risiko kambuhnya kanker pada pasien yang menderita kanker payudara," ujar Xiao Ou Shu, profesor kedokteran di Vanderbilt Epidemologi Center.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa mereka yang selamat dari kaker adalah mereka yang mengonsumsi isoflavon kedelai paling tinggi (lebih dari 23 mg tiap hari) dibandingkan dengan mereka yang sedikit mengonsumsinya (0,48 mg per hari atau lebih rendah).
"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa memasukkan makanan atau minuman yang terbuat dari kedelai merupakan makanan yang sehat bahkan jika mereka telah menderita kanker payudara," ujar Shu.
(eya/hst)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
6 Tren Diet yang Viral dan Populer Sepanjang 2025
Most Popular
1
Deklarasi Cinta Timothee Chalamet ke Kylie Jenner Usai Menang Aktor Terbaik
2
8 Tren Rambut Pendek 2026, Cocok Jadi Referensi Potong Rambut Awal Tahun
3
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
4
Ramalan Zodiak 5 Januari: Taurus Jaga Emosi, Gemini Manfaatkan Momentum
5
Ramalan Zodiak Cinta 5 Januari: Leo Introspeksi Diri, Scorpio Bicara dari Hati
MOST COMMENTED











































