8 Cara Memilih Sepatu Olahraga
wolipop
Minggu, 31 Okt 2010 13:05 WIB
Jakarta
-
Jangan anggap sepatu sneakers yang biasa Anda pakai jalan-jalan juga cocok untuk dipakai berolahraga. Salah pilih sepatu olahraga, bisa-bisa kaki Anda malah cidera.
Jangan pilih sepatu multifungsi
Sepatu sneakers biasa biasanya lebih keras atau padat, sedangkan sepatu untuk olahraga jauh lebih fleksibel, dengan bantalan ekstra untuk meredam efek getaran. Untuk kedua aktivitas itu, belilah masing-masing satu pasang.
Ukur kaki secara berkala
Jangan dikira ukuran kaki tidak berubah setelah dewasa. Menurut penelitian, makin hari ukuran kaki seseorang bisa berubah. Cek ulang ukuran kaki Anda minimal dua kali setahun.
Beli setelah beraktivitas
Ukuran kaki bisa berkembang tergantung pada aktivitas. Usahakan membeli sepatu ketika kaki dirasakan sedang dalam ukuran terbesarnya.
Bawa kaus kaki
Hal ini dikarenakan kaos kaki menyempurnakan kenyamanan saat memakai sepatu. Bawa kaus kaki yang biasa Anda pakai sehingga sepatu yang Anda coba di toko pas dengan bentuk dan lekuk kaki saat sepatu akan digunakan untuk berolahraga.
Jangan langsung merasa enak
Jangan langsung jatuh hati pada sepatu yang ingin Andabeli hanya dengan mencobanya di depan cermin. Pakai dulu berjalan atau berlari di sekitar toko biar betul-betul enak memakainya saat berolahraga.
Sesuaikan aturan ibu jari
Perhatikan jarak ideal sepatu dengan ibu jari kaki, punggung kaki, dan tumit kaki. Kalau terlalu longgar tentu akan selip, tapi terlalu ketat juga bisa bikin lecet.
Money doesn’t lie
Kebutuhan dan anggaran setiap orang untuk membeli sepatu olahraga pasti berbeda-beda. Namun, percayalah bahwa harga murah belum tentu memiliki kualitas yang lebih baik dari barang dengan harga sedikit lebih mahal.
Perhatikan kapan harus mengganti
Idealnya, sepatu olahraga sudah bisa diganti setelah dipakai sejauh 500-600 kilometer. Juga, jika sol bawah mulai tipis dan sepatu dirasa tak nyaman lagi, sudah saatnya Anda membeli sepatu olahraga yang baru.
(eya/kee)
Jangan pilih sepatu multifungsi
Sepatu sneakers biasa biasanya lebih keras atau padat, sedangkan sepatu untuk olahraga jauh lebih fleksibel, dengan bantalan ekstra untuk meredam efek getaran. Untuk kedua aktivitas itu, belilah masing-masing satu pasang.
Ukur kaki secara berkala
Jangan dikira ukuran kaki tidak berubah setelah dewasa. Menurut penelitian, makin hari ukuran kaki seseorang bisa berubah. Cek ulang ukuran kaki Anda minimal dua kali setahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ukuran kaki bisa berkembang tergantung pada aktivitas. Usahakan membeli sepatu ketika kaki dirasakan sedang dalam ukuran terbesarnya.
Bawa kaus kaki
Hal ini dikarenakan kaos kaki menyempurnakan kenyamanan saat memakai sepatu. Bawa kaus kaki yang biasa Anda pakai sehingga sepatu yang Anda coba di toko pas dengan bentuk dan lekuk kaki saat sepatu akan digunakan untuk berolahraga.
Jangan langsung merasa enak
Jangan langsung jatuh hati pada sepatu yang ingin Andabeli hanya dengan mencobanya di depan cermin. Pakai dulu berjalan atau berlari di sekitar toko biar betul-betul enak memakainya saat berolahraga.
Sesuaikan aturan ibu jari
Perhatikan jarak ideal sepatu dengan ibu jari kaki, punggung kaki, dan tumit kaki. Kalau terlalu longgar tentu akan selip, tapi terlalu ketat juga bisa bikin lecet.
Money doesn’t lie
Kebutuhan dan anggaran setiap orang untuk membeli sepatu olahraga pasti berbeda-beda. Namun, percayalah bahwa harga murah belum tentu memiliki kualitas yang lebih baik dari barang dengan harga sedikit lebih mahal.
Perhatikan kapan harus mengganti
Idealnya, sepatu olahraga sudah bisa diganti setelah dipakai sejauh 500-600 kilometer. Juga, jika sol bawah mulai tipis dan sepatu dirasa tak nyaman lagi, sudah saatnya Anda membeli sepatu olahraga yang baru.
(eya/kee)
Elektronik & Gadget
iPad Generasi ke-11, Tablet Praktis untuk Aktivitas Sehari-hari
Fashion
Converse Chuck 70 Purple/Blue, Sepatu Stylish untuk Gaya Kasual
Olahraga
Tecnifibre WALL MASTER 365, Raket Padel Stabil untuk Rally Cepat
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Rambut Lembut Berkilau Saat Mudik Lebaran dengan MO.RA Keratin Intensive Hair Repair Mask!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
9 Buah yang Bagus untuk Mengatasi Jerawat Agar Wajah Mulus Saat Lebaran
Tren Unik di Dubai, Orang Datang ke Gym untuk Latihan Tidur Siang
Diet Hormon Viral di TikTok, Benarkah Bisa Atasi Jerawat hingga Mood Swing?
6 Manfaat Tak Terduga Nanas untuk Kesehatan, Cocok Jadi Menu Buka Puasa
Kisah Wanita Hampir Kehilangan Nyawa Karena Manikur Gel
Most Popular
1
Pakai Gaun Armani, Gaya 'Berisiko' Gwyneth Paltrow di Oscar Tuai Kontroversi
2
Penampilan Perdana Nicole Kidman di Oscars Setelah Cerai, Pakai Gaun Dramatis
3
5 Pasangan Drama China Paling Populer, Chemistry-nya Bikin Baper
4
Cinlok Hingga Menikah, Tiffany SNSD Ungkap Cara Byun Yo Han PDKT
5
Pertama Kali, Leonardo DiCaprio Ajak Vittoria Ceretti ke Oscars
MOST COMMENTED











































