Anemia Dan Cara Pencegahannya
wolipop
Selasa, 31 Agu 2010 16:20 WIB
Jakarta
-
Anemia merupakan keadaan kadar hemoglobin yang berada di bawah batas normal. Penyebab terbesarnya adalah kekurangan zat besi. Efek yang ditimbulkan oleh anemia terhadap tubuh berbeda-beda pada setiap individu. Beberapa diantaranya yaitu menurunnya daya tahan tubuh terhadap infeksi, badan terasa lemah, letih, mudah lelah dan lunglai, menurunnya daya tahan tubuh terhadap infeksi dan mengalami gangguan metabolisme pusat kendali emosi.
Jika anemia terjadi pada ibu hamil, maka dapat menyebabkan menurunnya kemampuan jasmani karena sel-sel tubuh tidak mendapat pasokan oksigen yang cukup, meningkatkan frekuensi komplikasi saat hamil dan melahirkan, pendarahan pada kehamilan di atas usia 20 minggu bahkan dapat meyebabkan produksi ASI rendah. Oleh karena itu, jangan anggap remeh anemia.
Anemia bisa terjadi pada siapa saja, namun pencegahan setiap masing-masing individu berbeda. Untuk mencegah anemia pada bayi, Anda cukup memberikan ASI eksklusif (menyusui hingga bayi berusia enam bulan atau dilanjutkan sekurang-kurangnya hingga dua tahun. Namun bila anemia terjadi pada orang dewasa, cukup dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang kaya akan zat besi.
Zat besi banyak terkandung dalam daging sapi, telur, gandum, jagung, kentang, ubi jalar, talas, beras merah atau putih dan ketan hitam, kacang-kacangan dan juga buah seperti, kurma, apel, jambu, pepaya, belimbing, alpukat, nangka, salak dan srikaya. Bagi Anda yang mengidap anemia, sebaiknya hindari mengonsumsi teh secara berlebihan. Ini dikarenakan teh dapat menghambat penyerapan zat besi dalam usus.
(eya/eya)
Jika anemia terjadi pada ibu hamil, maka dapat menyebabkan menurunnya kemampuan jasmani karena sel-sel tubuh tidak mendapat pasokan oksigen yang cukup, meningkatkan frekuensi komplikasi saat hamil dan melahirkan, pendarahan pada kehamilan di atas usia 20 minggu bahkan dapat meyebabkan produksi ASI rendah. Oleh karena itu, jangan anggap remeh anemia.
Anemia bisa terjadi pada siapa saja, namun pencegahan setiap masing-masing individu berbeda. Untuk mencegah anemia pada bayi, Anda cukup memberikan ASI eksklusif (menyusui hingga bayi berusia enam bulan atau dilanjutkan sekurang-kurangnya hingga dua tahun. Namun bila anemia terjadi pada orang dewasa, cukup dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang kaya akan zat besi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(eya/eya)











































