Awasi Gejala Emotional Eater!
wolipop
Senin, 08 Mar 2010 12:26 WIB
Jakarta
-
Apakah Anda makan berlebihan pada saat stress. Hati-hati malah bertambah bobot berat badan tapi stress tetap tak hilang.
Memakan beberapa makanan memang terbukti bisa memicu rasa nyaman ke dalam tubuh. Zat-zat yang ada pada makanan mempengaruhi kadar gula dalam darah. Walaupun begitu hal ini hanya sesaat saja.
Jika Anda membiarkan diri Anda menjadi emotional eater, maka tidak hanya berat badan saja yang bertambah. Tubuh pun jadi berpotensi mengalami obesitas dan menjadi rentan penyakit.
Solusinya adalah, paksakan diri Anda untuk mengalihkan perhatian pada makanan saat stress. Bicarakan masalah Anda dengan sahabat untuk meringankan beban. Selain itu Anda juga bisa mencoba relaksasi dengan spa atau berendam di air hangat.
Jangan menonton televisi, karena itu akan membuat keinginan Anda untuk makan dan ngemil bertambah besar. Kalaupun akhirnya Anda ingin mengemil, usahakan hanya memakan makanan yang rendah kalori. Seperti buah-buahan, jus, buah kering dan lain-lain.
(eya/fta)
Memakan beberapa makanan memang terbukti bisa memicu rasa nyaman ke dalam tubuh. Zat-zat yang ada pada makanan mempengaruhi kadar gula dalam darah. Walaupun begitu hal ini hanya sesaat saja.
Jika Anda membiarkan diri Anda menjadi emotional eater, maka tidak hanya berat badan saja yang bertambah. Tubuh pun jadi berpotensi mengalami obesitas dan menjadi rentan penyakit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jangan menonton televisi, karena itu akan membuat keinginan Anda untuk makan dan ngemil bertambah besar. Kalaupun akhirnya Anda ingin mengemil, usahakan hanya memakan makanan yang rendah kalori. Seperti buah-buahan, jus, buah kering dan lain-lain.
(eya/fta)











































