Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Victoria Beckham Dikabarkan Siap Jual Bisnisnya Senilai US$ 100 Juta

Daniel Ngantung - wolipop
Jumat, 21 Nov 2025 17:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

NEW YORK, NY - OCTOBER 13: Victoria Beckham is seen at the  Today Show on October 13, 2022 in New York City.  (Photo by Jose Perez/Bauer-Griffin/GC Images)
Victoria Beckham bersiap tampil di sebuah acara tahun lalu. Dulu dikenal sebagai penyanyi, kini ia merintis bisnis mode dan kosmetik. (Foto: GC Images/Jose Perez/Bauer-Griffin)
London -

Kabar mengenai kemungkinan penjualan merek fashion dan kecantikan milik Victoria Beckham kembali mencuat. Beberapa laporan menyebut bahwa timnya sedang mengevaluasi peluang untuk melepas bisnis yang nilainya diperkirakan mencapai 100 juta dolar itu.

Alih-alih membantah, seorang sumber menyebut bahwa Victoria dan timnya "selalu mempertimbangkan peluang pertumbuhan dan masa depan". Strategi ini mirip dengan langkah desainer asal Inggris, Stella McCartney, yang pernah menjual sebagian saham bisnisnya kepada kelompok mewah asal Prancis, LVMH.

Sumber lain mengungkapkan bahwa tidak akan ada komentar resmi sampai proses penjualan (jika memang benar terjadi) telah selesai. Sikap tertutup ini semakin memicu spekulasi publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PARIS, FRANCE - JANUARY 18:  Victoria Beckham attends the Louis Vuitton Menswear Fall/Winter 2018-2019 show as part of Paris Fashion Week on January 18, 2018 in Paris, France.  (Photo by Pascal Le Segretain/Getty Images)Victoria Beckham usai mempresentasikan karyanya di Paris Fashion Week. (Foto: Pascal Le Segretain/Getty Images)

Isu penjualan pertama kali muncul dari buletin bisnis Puck. Dalam laporannya, media itu menyebut: "Victoria Beckham memang sedang dijual, dan perusahaan telah menunjuk bankir Rothschild & Co untuk memfasilitasi prosesnya."

Jurnalis industri kecantikan, Rachel Strugatz, turut memperkuat kabar tersebut. Ia mengatakan telah melihat dokumen keuangan yang menunjukkan bahwa bisnis Victoria memang tengah dipasarkan. "Bisnis ini jauh lebih besar dari yang banyak orang kira," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Strugatz mengungkapkan, merek Victoria diperkirakan mencatat penjualan bersih US$ 100 juta tahun ini, dengan sekitar 70 persen transaksi berasal dari penjualan online.

Meski dikenal luas, bisnis fashion Victoria selama ini kesulitan mencetak laba. Laporan keuangan terakhir menunjukkan kerugian sebesar 4,8 juta pound sterling, sementara pinjaman dari Victoria, David Beckham, dan investor NEO mencapai 6,2 juta pound sterling.

LONDON, ENGLAND - DECEMBER 3: Victoria and David Beckham make their way along the East Gallery to attend the State Banquet at Buckingham Palace during day one of The Amir of the State of Qatar's visit to the United Kingdom on December 3, 2024 in London, England. His Highness Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Amir of the State of Qatar, accompanied by Her Highness Sheikha Jawaher bint Hamad bin Suhaim Al Thani, will hold several engagements with The Prince and Princess of Wales, The King and Queen as well as political figures. (Photo by WPA Pool/Getty Images)Victoria dan David Beckham menghadiri jamuan resmi yang digelar Raja Charles III di Buckingham Palace, London, pada Desember 2024. (Foto: WPA Pool/Getty Images)

Sejak diluncurkan pada 2008, usaha pasangan Beckham ini sering disokong dana pribadi. NEO, sebuah perusahaan investasi, menyuntikkan dana £30 juta pada 2019. Langkah tersebut, seperti diungkapkan Victoria dalam dokumenternya di Netflix, telah "menyelamatkan bisnis" miliknya.

Dunia fashion dikenal sebagai industri yang kompleks dan penuh risiko. Namun berbeda halnya dengan lini kecantikan Victoria, yang justru melonjak tajam.


Penjualan produk kecantikan Victoria Beckham Beauty meningkat 24 persen sepanjang 2024. Eyeliner seharga 32 pound sterling miliknya terjual satu setiap 30 detik. Ia juga baru merilis Foundation Drops seharga 104 pound sterling untuk 30 ml. Produk tersebut langsung menjadi sensasi. Delapan dari 19 pilihan warna telah ludes di toko online.

Produk ini dikembangkan bersama ilmuwan sekaligus pendiri merek perawatan kulit ternama, Augustinus Bader. Formula 'minimalis' yang diklaim mampu menyatu dengan kulit disebut menjadi daya tarik utama.

Melihat pertumbuhan pesat tersebut, para analis menilai bahwa lini kecantikan, bukan fashion, akan menjadi aset paling menarik bagi calon pembeli.

Akuisisi dalam industri kecantikan memang marak dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, Kering membeli rumah parfum Creed senilai US$ 3,5 miliar. Baru-baru ini, L'Oreal mengakuisisi divisi kecantikan Kering seharga US$ 4,7 miliar.

Awal tahun ini, merek riasan milik Hailey Bieber, Rhode, juga diambil alih oleh e.l.f. Cosmetics dalam kesepakatan hampir US$ 1 miliar. Dengan tren tersebut, penjualan bisnis Victoria Beckham dinilai bukan hal yang mengejutkan, terlebih dengan pertumbuhan lini kecantikannya.

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads