Sarah Burton Kembali ke Akar Givenchy Sembari Kenalkan Logo Baru
Desainer Sarah Burton berhasil melalui 'ujian' terberatnya setelah gaun pengantin Kate Middleton rancangannya dibanjiri pujian. Kemampuannya diuji kembali, tapi kali ini sebagai direktur kreatif baru Givenchy.
Peragaan Givenchy koleksi Fall 2025 di Paris Fashion Week (PFW), Jumat (7/3/2025), mendapat antusiasme besar dari penikmat mode dunia karena menampilkan kreasi perdana Sarah untuk rumah mode Prancis tersebut. Selain Givenchy, nama besar seperti Tom Ford dan Dries van Noten juga menyuguhkan debut desainer baru mereka di PFW edisi musim dingin-gugur 2025 ini.
Givenchy Fall 2025 (Foto: Dok. Givenchy) |
Sarah ditunjuk LVMH, induk perusahaan Givenchy yang juga menaungi Louis Vuitton dan Dior, setelah mendedikasikan hampir seluruh kariernya untuk Alexander McQueen selama 26 tahun. Desainer 51 tahun itu menggantikan Matthew Williams yang hengkang dari Givenchy pada 2023 setelah hanya tiga tahun menjabat posisi prestisius tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sarah menjadi perempuan kedua yang memimpin tim kreatif Givenchy. Sebelumnya, Clare Waight Keller, rekan sejawat yang juga dari Inggris, memegang jabatan yang sama pada 2017-2020. Di sisi lain, penunjukkan Sarah menggambarkan kemajuan ketika level teratas divisi kreatif berbagai merek mode dunia justru didominasi oleh para pria (walau kebanyakan pendirinya di masa lalu adalah laki-laki).
Koleksi Perdana Sarah Burton untuk Givenchy Foto: Dok. Givenchy |
Warisan dari sang founding father yang kemudian memberi inspirasi utama bagi Sarah sebagai modal untuk menemukan kembali identitas Givenchy yang belakangan disebut-sebut menghilang bertahun-tahun di bawah arahan pendahulunya. "Saya ingin kembali ke siluet, yang adalah tulang punggung dari rumah mode ini," ungkapnya kepada The Guardian.
Muncul model dengan bodysuit jaring hitam berleher tinggi yang membungkus tubuhnya untuk membuka peragaan yang berlangsung di markas Givenchy di 3 Avenue George V sejak 1955. Bagian dada dihiasi bordiran 'Givenchy Paris 1952' yang merujuk pada tahun Hubert de Givenchy mendirikan labelnya.
Givenchy Fall 2025 (Foto: Dok. Givenchy) |
Tulisan tersebut tampaknya diperkenalkan sebagai logo baru Givenchy karena muncul berulang kali, tak hanya di pakaian, tapi juga pilihan alas kaki seperti boots dan flat shoes.
Busana pertama seakan merayakan siluet tubuh wanita itu sendiri tanpa ada yang harus ditutup-tutupi. Material yang sama juga muncul dalam bentuk terusan dengan rok pensil yang mengembang pada bagian bawah. Giliran model dengan tubuh berisi yang memperagakannya.
Givenchy Fall 2025 (Foto: Dok. Givenchy) |
Pada busana lain, Sarah bermain dengan ide siluet dalam proporsi yang lebih ekstrem sehingga menciptakan lekukan yang sangat tegas. Salah satunya coat kuning oversized yang dihiasi syal berbentuk pita hitam raksasa. Versi lain berupa blazer dengan sabuk hitam serupa.
Sejarah Givenchy begitu lekat dengan sosok legenda Hollywood Audrey Hepburn. Penampilannya di film 'Breakfast at Tiffany's' (1961) dengan gaun pendek hitam rancangan Hubert melahirkan tren little black dress (LBD) yang abadi dari zaman ke zaman.
Givenchy Fall 2025 (Foto: Dok. Givenchy) |
Oleh karena itu, berbagai versi LBD termasuk dalam tawaran Sarah yang mendominasi 52 set busana ini. Salah satunya dalam tampilan bikers jacket yang edgy.
Garis desain yang bersih tapi sophisticated dengan tailoring yang kuat khas Sarah menjadi tema besar. Konon Givenchy pernah memuji Hepburn dengan berkata, "Dia tidak seperti bintang film lainnya karena dia suka dengan kesederhanaan."
Givenchy Fall 2025 (Foto: Dok. Givenchy) |
Di tengah koleksi, terselip sebuah terusan mini bustier berwarna nude yang diselimuti tumpukan compact powder antik. Dari kreasi yang content-worthy ini, terasa Sarah berupaya kembali ke akar tanpa melupakan realitas bahwa masyarakat masa kini hidup di era digital yang sulit lepas dari media sosial.
(dtg/dtg)
Home & Living
Dikejar Waktu Setiap Pagi Karena Harus Sarapan? Pakai Wajan Ini Untuk Solusi Masak Praktis
Home & Living
Pisau Dapur Sering Tumpul? Saatnya Kamu Punya Set Pisau yang Proper dan Tajam
Pakaian Wanita
Bosan Pakai Outfit Itu-Itu Saja? Pilihan Blazer Ini Bikin Tampilan Kamu Langsung On Point!
Pakaian Pria
Bowtie Hitam atau Dasi Motif? Cara Aman Tampil Rapi di Acara Penting
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
Rihanna Gandeng Anak Elon Musk Jadi Model Lingerie untuk Koleksi Valentine
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
Viral 'Poverty Challenge' Bikin Murka, Pamer Mi Instan di Atas Ferrari
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026
60 Ucapan Terima Kasih untuk Mengapresiasi Diri Sendiri, Menguatkan Hati
Halo Lip, Tren Makeup 2026 yang Memberi Efek Bibir Penuh Alami













































Givenchy Fall 2025 (Foto: Dok. Givenchy)

Givenchy Fall 2025 (Foto: Dok. Givenchy)
Givenchy Fall 2025 (Foto: Dok. Givenchy)
Givenchy Fall 2025 (Foto: Dok. Givenchy)