Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Cara Adinia Wirasti Rayakan Hari Batik Nasional 2022

Daniel Ngantung - wolipop
Minggu, 02 Okt 2022 09:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Adinia Wirasti
Adinia Wirasti berkolaborasi dengan Iwan Tirta Private Collection untuk Hari Batik Nasional 2022. (Foto: Dok. Iwan Tirta Private Collection)
Jakarta -

Batik telah menjadi bagian hidup Adinia Wirasti sebagai budayawati dan aktris. Ia pun antusias menyambut Hari Batik Nasional 2022 dengan terlibat dalam sebuah kolaborasi.

Perempuan 35 tahun ini kembali digandeng oleh Iwan Tirta Private Collection (ITPC), kali ini dalam rangka peluncuran koleksi 'Sakanti Samasta'.
Dalam kolaborasi ini, ia menginterpretasikan 'Sakanti Samasta' ke dalam tulisan dongeng untuk dinarasikan dalam format audio story telling.

Dalam bahasa Sanskerta, 'Sakanti Samasta' berarti penyatuan keindahan. Sesuai dengan judulnya, koleksi ini mengangkat keindahan batik akulturasi pesisir Jawa yang mengawinkan motif Nusantara dengan pengaruh budaya China, Jepang, dan Belanda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku ingat Pak Iwan Tirta dulu pernah bilang, akulturasi budaya tak selamanya merusak. Sebenarnya kalau kita bisa beradaptasi, menyortir, dan selama karakter Nusantaranya tidak hilang, perkawinan budaya, khususnya batik, akan menciptakan keindahan. Sebenarnya, ini lebih ke konsep keseimbangan," ujar bintang 'Ada Apa dengan Cinta?' itu saat ditemui di Iwan Tirta Home, Jakarta, Kamis (29/9/2022).


ITPC secara khusus meluncurkan koleksi 'Sakanti Samasta' dalam rangka Hari Batik Nasional 2022. Adapun versi dongengnya yang melibatkan Adinia sebagai narator bisa didengar di akun Spotify ITPC mulai 8 Oktober mendatang.

ADVERTISEMENT

Bicara soal batik, Adinia yang berdarah Jawa sudah familier dengan salah satu wastra Indonesia tersebut sejak kecil. Batik selalu terlihat menemani penampilan orangtuanya.

Koleksi batik milik orangtuanya pun kini diwariskan ke aktris pemenang piala citra ini. "Sempat kaget juga karena lumayan banyak. Sayangnya, kebaya-kebaya ibuku nggak terselamatkan karena dimakan usia," kata Adinia yang enggan menyebut dirinya sebagai kolektor batik.

Selain Iwan Tirta, ia juga mengagumi batik karya maestro Go Tik Swan. Warna yang mencolok dan motif yang bold menjadi alasannya. Untuk Hari Batik Nasional 2022, ia berharap dapat terus terlibat dalam upaya pelestarian wastra Nusantara, khususnya batik.

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads