ADVERTISEMENT

Desainer Legendaris Issey Miyake Meninggal Dunia di Usia 84

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 09 Agu 2022 18:15 WIB
PARIS  - CIRCA 1993: Designer Issey Miyakei during Paris Fashion Week circa 1993 in Paris. (Photo by PL Gould/Images/Getty Images) Desainer legendaris asa Jepang Issey Miyake meninggal dunia dalam usia 84 tahun. (Foto: Getty Images/Bertrand Rindoff Petroff)
Tokyo -

Dunia mode kembali kehilangan insan terbaiknya. Desainer Jepang kenamaan Issey Miyake meninggal dalam usia 84 tahun.

Issey Miyake yang turtleneck hitam karyanya kerap menjadi andalan pendiri Apple Steve Jobs sebenarnya sudah tutup usia pada Jumat (5/8/2022). Namun, pihak keluarga baru mengumumkannya hari ini.

Menurut kantor berita Jepang Kyodo News, kanker hati menjadi penyebab kematian Issey Miyake. Pemakaman sudah dilaksanakan dan hanya orang terdekat yang menghadiri.

Issey Miyake lahir di Hirosima, Jepang, dan baru berusia tujuh tahun saat bom nuklir meledakkan kota tersebut pada 1945. Ia pun menjadi saksi mata peristiwa kemanusiaan yang menjadi catatan buruk dalam sejarah dunia itu.

Japanese designer Issey Miyake participates in a press conference for the Miyake Issey Exhibition at the National Art Center in Tokyo on March 15, 2016. The exhibition will be held from March 16 until June 13. / AFP / TORU YAMANAKA        (Photo credit should read TORU YAMANAKA/AFP via Getty Images) Issey Miyake di Tokyo, Jepang, pada 2016. (Foto: AFP via Getty Images/TORU YAMANAKA)

Pengalaman tersebut baru terungkap dalam tulisannya di sebuah kolom opini New York Times pada 2009. "Saya selalu ingin menjadi pribadi yang tidak dibayangi oleh masa lalu. Saya tidak mau dikenal sebagai 'desainer yang selamat dari bom atom'. Itu kenapa saya selalu menghindar dari semua pertanyaan tentang Hirosima. Saya merasa tidak nyaman," tulis Issey Miyake.

Semasa muda, ia bercita-cita menjadi penari atau atlet. Namun, hobi membaca majalah fashion milik kakak perempuannya memotivasi Issey Miyake untuk mengejar impian sebagai desainer.

Issey Miyake Dobrak Dunia Fashion

Usai merampungkan studi desain grafis di sebuah universitas seni Tokyo, ia mulai menseriusi dunia fashion dengan bekerja untuk desainer kondang seperti Guy Laroche dan Hubert de Givenchy di Paris. Sempat hijrah ke New York, Issey Miyake kembali ke Tokyo pada 1970 dan mendirikan Miyake Design Studio.

Tiga tahun kemudian, fashion show perdananya di Paris digelar. Ia menjadi salah satu desainer yang memperkenalkan konsep busana ready to wear, bersandingan dengan Thierry Mugler dan Sonia Rykiel, sebagai alternatif dari adibusana yang kala itu masih mendominasi.

Inovasi Issey Miyake dalam bahan seperti penggunaan lipit ditambah garis desain yang minimalis dan kontemporer khas Jepang menjadi 'angin segar' saat rumah mode seperti Gucci dan Louis Vuitton sedang getol-getolnya menguasai pasar.

PARIS  - CIRCA 1993: Designer Issey Miyakei during Paris Fashion Week circa 1993 in Paris. (Photo by PL Gould/Images/Getty Images) Issey Miyake di Paris Fashion Week pada 1993. (Foto: Getty Images/PL Gould/Images Press)

Bersama desainer Jepang lainnya, seperti Rei Kawakubo dan Yohji Yamamoto, Issey Miyake muncul sebagai perancang beraliran avant-garde radikal yang mengubah lanskap fashion dunia pada era 1980-an.

Setelah berhasil mendirikan lini busana dan mengekspansi bisnisnya ke parfum yang mencetak kesuksesan tersendiri, Issey Miyake memilih pensiun pada 1997. Ia ingin mendedikasikan diri sebagai periset untuk memastikan masa depan industri mode yang lebih baik.

Steve Jobs dalam sebuah acaraPendiri Apple Steve Jobs dengan turtleneck hitam ikonisnya yang merupakan rancangan Issey Miyake. (Foto: Justin Sullivan/Getty Images)


Simak Video "Melihat Barang-barang Langka Milik Steve Jobs yang Dilelang di AS"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)