ADVERTISEMENT

Kesederhanaan Sebastian Gunawan di Koleksi Terbaru, Golden Muse

Daniel Ngantung - wolipop Rabu, 20 Jul 2022 15:30 WIB
Koleksi Sebastian Gunawan Golden muse Sebastian Gunawan Signature 2022/2023 (Foto: Daniel Ngantung/detikcom)
Jakarta -

Satu per satu desainer Indonesia kembali menggelar peragaan busana secara langsung setelah dua tahun bertahan dengan presentasi virtual. Menyusul Biyan Wanaatmadja, tiba giliran desainer seangkatannya, Sebastian Gunawan, dengan perhelatan bertajuk 'Golden Muse'.

Desain panggung yang sederhana (serba putih) dan tamu undangan yang lebih dibatasi jumlahnya, membuat peragaan yang berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (19/6/2022), ini terasa berbeda dari biasanya. Seba, begitu panggilan akrabnya, dikenal sebagai desainer Indonesia yang selalu maksimal untuk urusan dekorasi fashion show tahunan lini Sebastian Gunawan Signature.

Terlepas dari kesederhanaan tersebut, sulit untuk memisahkan Seba dan rekan desain yang juga istrinya, Cristina Panarese, dari unsur kemewahan dan keglamoran pada karyanya.

Ide 'Golden Muse' berangkat dari deretan wanita yang menginspirasi para seniman legendaris dunia dalam berkarya. Sosok inspiratif tersebut dijuluki 'muse'. Pilihan Seba dan Cristina lantas jatuh pada Adele Bloch-Bauer dan Emilie Floge, dua wanita yang menjadi sumber inspirasi terbesar pelukis Austria Gustav Klimt (1862-1918).

Koleksi Sebastian Gunawan 'Golden muse'Sebastian Gunawan Signature 2022/2023 (Foto: Mohammad Abduh/Wolipop)

"Kami membayangkan, jika wanita tersebut hidup pada zaman sekarang akan separti apa mereka?" kata Seba dalam sebuah video pengantar jelang peragaan.

Sesuai tajuknya, warna emas mendominasi koleksi yang terdiri dari puluhan looks ini. Baik sebagai aksen maupun warna utama seperti di lukisan 'Portrait of Adele Bloch-Bauer I' karya pelukis beraliran simbolis tersebut. Entah itu dalam potongan gaun atau padanan crop-top dan celana palazzo lipit yang megar.

Rampung dibuat setelah empat tahun (1903-1907), lukisan ini menampilkan sosok Adele berbalut gaun emas yang dihiasi beberapa motif berbentuk mata. Menurut kurator seni, Frank Whitford, dalam bukunya, 'Gustav Klimt', yang mengulas karya-karya Gustav, menyebut ada beberapa unsur budaya yang tersirat di lukisan ini.

Sebastian Gunawan Signature 2022/2023Sebastian Gunawan Signature 2022/2023 (Foto: Daniel Ngantung/detikcom)

"Emas dari mosaik era Bizantin, mata terpengaruh oleh Mesir, bentuk kepingan yang berulang-ulang dari Mycenae, sementara unsur dekoratif lainnya dari Yunani," tulis Whitford.

Simbol mata itu lantas bermunculan di beberapa busana dari koleksi 2022/2023 ini. Motif lain seperti sulur khas art nouveau, geometris, dan floral abstrak ikut mewarnai.

Koleksi Sebastian Gunawan 'Golden muse'Sebastian Gunawan Signature 2022/2023 (Foto: Mohammad Abduh/Wolipop)

Warna pun tak melulu emas. Koleksi dibuka dengan deretan busana berwarna lilac dan silver. Hadir pula kombinasi hitam dan palet bold yang kontras yang mewarnai deretan cocktail dress.

Permainan garis leher dan potongan lengan yang bervariasi semakin membuat koleksi ini berkarakter. Ditambah lagi detail-detail dengan pengerjaan yang rumit seperti pengaplikasian beading, bulu-buluan dan payet di atas bahan crepe, taffeta, jacquard, dan tulle.

Di tengah ingar-bingar busana ramai detail, terselip busana berdesain minimalis dengan sedikit ornamentasi bagi mereka yang ingin tampil sederhana tanpa mengorbankan kesan glamor.

Sebastian Gunawan Signature 2022/2023Sebastian Gunawan Signature 2022/2023 (Foto: Daniel Ngantung/detikcom)


Simak Video "Emak-emak di Solo Meriahkan Parade Kebaya"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)