Jokowi Pakai Baju Adat Lampung di HUT ke-76 RI, Ini Detail dan Maknanya

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 17 Agu 2021 14:16 WIB
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Presiden Joko Widodo kembali kenakan pakaian adat Lampung saat upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa(17/8/2021). (Foto: Dok. Laily Rachev-Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo memakai baju adat Lampung di upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Selasa (17/8/2021). Seperti pakaian adat dari daerah lainnya, busana pilihan Jokowi ini juga sarat akan makna mendalam.

Filosofi busana Lampung tersebut diungkap oleh desainer Didiet Maulana berdasarkan hasil diskusinya bersama Ketua Dekranasda Lampung Riana Sari Arinal tentang busana Jokowi untuk HUT ke-76 RI.

"Bapak Jokowi mengenakan pakaian Lampung Pepadun Penyimbang Tetua Adat/Pimpinan dalam Adat yang disiapkan oleh tim khusus dari Lampung," kata Didiet Maulana kepada Wolipop detikcom.

Presiden Joko Widodo kembali kenakan pakaian adat saat upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI. Kali ini, Jokowi memakai pakaian adat Lampung.Presiden Joko Widodo kembali kenakan pakaian adat Lampung saat upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa(17/8/2021). (Foto: Dok. Laily Rachev-Biro Pers Sekretariat Presiden)

Sekadar informasi tambahan, pemilik label IKAT Indonesia itu mengatakan, adat di Lampung sendiri terbagi menjadi dua. Ada Pepadun (tinggal di daratan), lalu Sai Batin (tinggal di daerah pesisir atau pantai). Busana dari Pepadun yang dipakai Jokowi.

Tiba di Istana Merdeka bersama Ibu Negara Iriana, Jokowi muncul dengan busana bernuansa merah-putih. Busana andalan orang nomor satu di Indonesia itu terdiri dari atasan putih berpotongan jas tutup berhiaskan kancing emas dengan celana panjang senada, berikut songket merah keemasan yang melapisi celana dan ada pula yang dijadikan selendang.

Dijelaskan Didiet Maulana, putih merupakan warna tertinggi dalam prosesi adat Lampung yang biasa dipakai oleh Penyimbang (Pimpinan dalam Adat). Warna tersebut melambangkan kesucian dan menjunjung tinggi kejujuran dalam kehidupan.

Sementara itu, kain yang dipakai Jokowi adalah Sarung Tumpal yang didominasi merah dan emas dengan motif Pucuk Rebung yang menggambarkan keagungan.

Presiden Joko Widodo kembali kenakan pakaian adat saat upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI. Kali ini, Jokowi memakai pakaian adat Lampung.Presiden Joko Widodo kembali kenakan pakaian adat Lampung saat upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa(17/8/2021). (Foto: Dok. Laily Rachev-Biro Pers Sekretariat Presiden)

"Panjang Sarung Tumpal untuk pria yang sudah menikah posisi kain di bawah lutut, simbolis kebijaksanaan dalam berpikir dan mengambil keputusan dalam hidup bermasyarakat," ungkapnya.

Lalu ikat kepala yang berbentuk seperti topi bernama Kikat atau Puyuh Meghem dengan hiasan Batu Kecubung, sebagai ikon batu yang ada di Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Ikat kepala yang merupakan bagian dari baju adat Lampung ini perlambang pemimpin yang melindungi rakyatnya.

"Bu Riana juga menambahkan, selendang yang dipakai Presiden RI tersebut bernama Selendang Bujur Sangkar atau Khikat Akhir, yang bermakna kewibawaan sebagai pemimpin," jelasnya.

Melengkapi tampilan ini, Jokowi memakai ikat pinggang Bulu Serti, yang biasanya dipakai pria Lampung untuk menyelipkan Terapang (keris) sebagai aksesori tradisional Lampung.

[Gambas:Instagram]



Dengan filosofi kehidupan yang terkandung di balik baju adat Lampung tersebut, Didiet Maulana berharap penampilan Jokowi hari ini bisa memberikan motivasi bagi para pelaku kreatif di Lampung, khususnya perajin wastra lokal. "Semoga tampilan Pak Jokowi hari ini memberikan semangat untuk semua perajin Lampung dan Indonesia agar terus berkarya," kata desainer yang fokus menggarap wastra Nusantara itu dalam karyanya.

Didiet Maulana belakangan memang sedang terlibat dalam program pembinaan bagi perajin dan pelaku usaha kecil di Lampung. "Tahun ini Bu Riana mempercayakan saya untuk mengadakan pelatihan persiapan dan pengembangan UMKM dan UKM dari 15 kabupaten kota di Lampung yang akan diselesaikan dalam beberapa modul pertemuan lewat daring," tutur Didiet Maulana.

Adapun modul tersebut mencakup pengenalan tentang kewirausahaan, bagaimana membangun sebuah brand, narasi produk (story telling), dan cara mempromosikannya. "Tujuannya agar mereka bisa menjadi mandiri, dan mempertemukan antar perajin agar mereka dapat bertahan di tengah situasi pandemi yang menantang ini," terang desainer yang baru saja merayakan 10 tahun berdirinya label IKAT Indonesia.

Pelatihan Didiet Maulana untuk Perajin LampungDesainer Didiet Maulana dan Ketua Dekranasda Lampung Riana Sari Arinal saat menghadiri acara pembinaan perajin Lampung pada April 2021 lalu. (Foto: Dok. Didiet Maulana)


Simak Video "Gaya Puan Maharani hingga Krisdayanti di Sidang Tahunan MPR"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)