Chanel Kalah dari Huawei Terkait Kemiripan Logo di Pengadilan Uni Eropa

Hestianingsih - wolipop Jumat, 23 Apr 2021 11:08 WIB
LONDON, ENGLAND - JANUARY 24:  A person walks by the Chanel store on Bond Street on January 24, 2011 in London, England. Despite the expected retail slump, sales of luxury goods are booming, with many companies posting large profits.  (Photo by Dan Kitwood/Getty Images) Foto: Dan Kitwood
Luxembourg -

Perseteruan Chanel dan Huawei terkait kemiripan logo brand mencapai keputusan final. Konflik merek dagang brand beda industri yang bergulir sejak dua tahun lalu ini dimenangkan Huawei di pengadilan Uni Eropa.

Pengadilan Umum Uni Eropa di Luxembourg menyatakan bahwa kedua logo tersebut memang memiliki kemiripan tapi tidak signifikan. Sehingga masih bisa dibedakan mana logo milik Chanel dan Huawei.

Kemiripan logo juga disebut tidak akan menimbulkan kebingungan publik maupun konsumen. Sebab logo interlock 'C' milik Chanel garisnya lebih tebal dibandingkan Huawei.

Pada 2017, Huawei mengajukan permohonan perlindungan merek dagang untuk logo yang akan digunakan pada perangkat keras komputer. Permohonan itu ditentang oleh label fashion Chanel yang mengklaim bahwa logo setengah lingkaran saling bertaut yang diajukan Huawei sangat mirip dengan miliknya.

Logo 'C' bertaut tersebut telah lama digunakan dalam produk-produknya mulai dari fashion, makeup, parfum hingga aksesori seperti tas dan sepatu.

Logo Chanel vs Huawei.Logo Chanel vs Huawei. Foto: Dok. BBC

Namun dua tahun lalu Kantor Perlindungan Kekayaan Properti Uni Eropa menolak surat keberatan Chanel. Mereka menyatakan tidak ada kemiripan antara dua logo dan tidak menimbulkan kebingungan publik.

Chanel kemudian naik banding ke Pengadilan Umum, yang ternyata menghasilkan keputusan yang sama. Pada Rabu (21/4/2021), pengadilan menolak keberatan Chanel dan tetap mengizinkan Huawei menggunakan logo tersebut.

"Logo yang dipermasalahkan tidak mirip," ujar hakim dalam keputusannya, seperti dilansir BBC.
Putusan itu melanjutkan, "Secara khusus, logo Chanel lebih bulat, garisnya lebih tebal dan orientasinya horizontal. Sedangkan logo Huawei vertikal. Dengan ini pengadilan memutuskan bahwa dua logo tersebut tidaklah sama."

Terkait keputusan tersebut, Chanel menolak berkomentar.

(hst/hst)