Pelaku Pemalsuan Tas Hermes Ditangkap, Divonis 6 Tahun Penjara

Hestianingsih - wolipop Sabtu, 27 Feb 2021 14:50 WIB
Tas Birkin keluaran Hermes memiliki 242 berlian dengan total 9,84 karat. (Foto: Reuters, Mario Anzuoni) (Credit: Reuters) Tas Birkin keluaran Hermes memiliki 242 berlian dengan total 9,84 karat. Foto: Reuters, Mario Anzuoni
Jakarta -

Pelaku pemalsuan tas Hermes dijatuhi hukuman penjara. Sedikitnya ada 23 orang yang didakwa telah memalsukan ratusan tas Hermes dan harus menjalani kehidupan mereka di tahanan selama enam tahun.

Seperti dilansir Hypebae, komplotan pemalsu tas Hermes ini sudah beroperasi selama bertahun-tahun. Sembilan di antaranya merupakan mantan karyawan Hermes.

Satu orang pelaku pemalsuan saat ini masih buron dan sedang dilakukan pencarian. Pria berusia 41 tahun itu diduga kuat adalah dalang di baliknya. Buronan yang merupakan mantan pekerja Hermes itu juga harus membayar denda 10,4 juta euro atau sekitar Rp 180 miliar.

WWD melaporkan bahwa tas Hermes palsu diproduksi dalam rentang tahun 2008daan 2012. Sepanjang periode itu, komplotan tersebut memproduksi tas-tas KW di pabrik yang bertempat di Prancis dan Hong Kong.

Diestimasikan ada sekitar 1200 tas Hermes palsu yang sudah diproduksi dengan 800 di antaranya dibuat oleh karyawan Hermes yang mengikuti program CSR. Program tersebut memperbolehkan pekerja produk-produk Hermes membuat tas mereka sendiri.

Ada ratusan tas Hermes Birkin palsu yang didistribusikan jaringan internasional ke Prancis. Mirisnya, negeri Menara Eiffel itu adalah tempat di mana brand Hermes didirikan.

Salah satu komplotan tersebut, berusia 66 tahun, diduga berlaku sebagai pemasok tas-tas Hermes palsu. Dia pun didenda sebesar 400 ribu euro atau sekira Rp 692 juta.

Sementara itu pihak Hermes belum mau memberikan komentar terkait terkuaknya jaringan besar pemalsu produk-produknya.

(hst/hst)