Alexander Wang Kembali Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual, Korbannya 10 Pria
Alexander Wang kembali dituduh melakukan pelecehan seksual. Kali ini lebih serius, karena yang mewakili para korban adalah pengacara ternama Lisa Bloom.
Seperti dilaporkan New York Times, Lisa Bloom mewakili 10 pria yang diduga menjadi korban pelecehan seksual desainer 37 tahun tersebut. Lisa sendiri dikenal sebagai pengacara yang khusus menangani korban-korban pelanggaran hak asasi manusia.
Salah satu dari 10 pelapor adalah seorang stylist bernama David Casavant. Dia mengaku didekati oleh Alexander Wang saat berada di sebuah klub di Brooklyn, New York, pada 2017.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
David mengatakan saat itu Alexander Wang menurunkan celana panjang dan pakaian dalamnya. Saat peristiwa terjadi, David sedang dalam kondisi mabuk dan tak mampu melawan.
Desainer Alexander Wang. Foto: JP Yim/Getty Images |
"Saat itu saya sedang dalam kondisi ringkih. Meskipun itu terjadi di sebuah pesta saat larut malam, menurut saya perilakunya tidak normal," kata David, seperti dikutip dari Hypebae.
Sebelumnya pada Desember 2020, tuduhan yang sama juga diungkap seorang model bernama Owen Mooney, terhadap Alexander Wang. Lewat video TikTok, dia mengklaim bahwa pria keturunan Taiwan itu melakukan pelecehan seksual terhadapnya.
Sang model bercerita bahwa dia pernah bertemu dengan Alexander Wang di sebuah klub di New York City pada 2017. Owen mengaku saat itu ia berbuat tak senonoh.
"Dia benar-benar, menyentuh kaki, selangkangan, membuat saya benar-benar diam membatu karena sangat syok. Saya tengok ke sebelah kiri untuk melihat siapa pelakunya dan dia adalah seorang desainer mode yang sangat terkenal. Saya tidak percaya dia melakukan itu pada saya," ujarnya.
Desainer Alexander Wang. Foto: Instagram/@alexwangny |
Pihak Alexander Wang Membantah Semua Tuduhan
Alexander Wang buka suara terkait tuduhan pelecehan seks tersebut. Pada akhir Desember 2020, pria yang pernah jadi creative director Balenciaga ini, membantah tuduhan tersebut.
Lewat sebuah pernyataan resmi, Alexander Wang menyatakan bahwa informasi tersebut tak benar adanya.
"Klaim ini telah disebarluaskan oleh akun media sosial yang terkenal mengunggah konten-konten dari sumber-sumber tanpa bukti yang kuat," ungkapnya kepada New York Times.
Ia lalu menegaskan, dirinya tak pernah melakukan hal-hal seperti yang dituduhkan.
"Melihat kebohongan yang dianggap sebagai fakta ini sungguh mengganggu. Saya tidak pernah terlibat dalam perilaku mengerikan tersebut dan tidak akan pernah melakukannya," tambahnya.
(hst/hst)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
130 Tahun Monogram Louis Vuitton: Sejarah, Inovasi, dan Warisan Abadi
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN













































