Louis Vuitton Jual Yoga Mat Kulit Sapi Rp 34 Juta, Umat Hindu Protes

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 29 Des 2020 09:13 WIB
Yoga Mat Louis Vuitton Yoga Mat Louis Vuitton yang memicu protes. (Foto: Dok. Louis Vuitton)
Paris -

Selain pakaian dan aksesori, Louis Vuitton juga mengeluarkan perlengkapan lain seperti yoga mat atau matras yoga. Namun, produk tersebut memicu kontroversi karena terbuat dari kulit sapi.

Sebuah protes telah dilayangkan oleh aktivis Hindu Rajan Zed terhadap para petinggi Louis Vuitton. Menurutnya, produk tersebut sangat menghina umat Hindu.

"Yoga, disiplin yang mendalam, sakral dan kuno, diperkenalkan oleh Hinduisme, dilakukan di atas matras yang terbuat dari sapi yang dibunuh, sungguh menyakitkan," ucap Zed kepada Associated Press, belum lama ini.

Umat Hindu sangat menyucikan sapi sehingga membunuhnya sangatlah terlarang. Bagi mereka, sapi merupakan simbol suci kehidupan.

Rajan Zed mendesak CEO Mo√ęt Hennessy Louis Vuitton (LVMH) Bernard Arnault, CEO Louis Vuitton Michael Burke dan Wakil Presiden Eksekutif Louis Vuitton Delphine Arnault untuk mengeluarkan permohonan maaf kepada umat Hindu.

Di samping itu, ia juga meminta agar produk yoga mat seharga US$ 2.390 atau sekitar Rp 34 juta itu segera ditarik dari pasaran.

Permintaan maaf ini, kata Zed, menjadi bagian dalam tanggung jawab etis yang termasuk dalam bagian "Bertindak Bertanggung Jawab dan dengan Kesadaran Sosial" dari Kode Etik perusahaan.

Namun sampai saat ini, belum ada tanggapan, baik dari Louis Vuitton maupun induk perusahaannya, LVMH.

(dtg/dtg)