Saint Laurent Borong 4.000 Baju Hasil Rancangannya Sendiri dari Kolektor

Hestianingsih - wolipop Jumat, 07 Agu 2020 09:13 WIB
Yves Saint-Laurent mendandani model di butiknya, Paris, Prancis, pada 7 April 1965. Seorang model mengenakan mini coat dan topi dari koleksi Yves Saint Laurent saat fashion show di Inggris pada 4 Februari 1963. Foto: Getty Images/Michael Hardy
Jakarta -

Saint Laurent baru saja membeli koleksi bajunya sendiri sebanyak 4.000 potong. Bukan sembarang baju, tapi merupakan koleksi vintage dan bersejarah dari periode 1966-1985.

Seperti dikutip dari Harper's Bazaar, rumah mode asal Prancis itu membeli ribuan pakaian daari seorang kolektor bernama Olivier Chatenet. Baju-baju tersebut mereka beli kembali untuk melengkapi arsip yang menempati sebuah bangunan di Paris.

Koleksi sebanyak 4.000 buah itu terdiri dari mantel, gaun, setelan, blouse, pakaian rajut, tas, sepatu, perhiasan, syal dan beberapa busana haute couture. Termasuk di antaranya lini busana bertema Afrika yang dulu pernah dimiliki Duchess of Windsor, Wallis Simpson, istri mantan raja Inggris Edward VIII.

Yves Saint-Laurent mendandani model di butiknya, Paris, Prancis, pada 7 April 1965.Yves Saint-Laurent mendandani model di butiknya, Paris, Prancis, pada 7 April 1965. Foto: Getty Images/Reg Lancaster

"Tuan Yves Saint Laurent menciptakan warisan sangat berharga yang merupakan sumber inspirasi tiada batas," kata Creative Director YSL Anthony Vaccarello.

Olivier Chatenet, sang kolektor, pun menjelaskan alasan dia mau menjual 4.000 barang Yves Saint Laurent ke perancangnya sendiri. Menurutnya koleksi busana tersebut memang perlu ditampilkan ke khalayak yang lebih luas.

Dua model mengenakan kalung, gelang dan bros rancangan Yves Saint Laurent, koleksinya dari 13 Juli 1984.Dua model mengenakan kalung, gelang dan bros rancangan Yves Saint Laurent, koleksinya dari 13 Juli 1984. Foto: Getty Images/P. Shirley

"Saya senang koleksi ini bisa punya kehidupan dan bermanfaat, bukan hanya sesuatu yang hanya aku sendiri yang menikmatinya. Saya sudah cukup bersenang-senang menyimpannya selama lebih dari 30 tahun dan menampilkannya lewat pameran di Paris, Hong Kong dan Shanghai," jelas Olivier.

Model memakai mantel rancangan Yves Saint Laurent yang terinspirasi dari Wallis Simpson, pada 21 Agustus 1969.Model memakai mantel rancangan Yves Saint Laurent yang terinspirasi dari Wallis Simpson, pada 21 Agustus 1969. Foto: Getty Images/McKeown

Pameran yang digelarnya di berbagai negara bukan semata untuk menunjukkan kalau dia seorang kolektor busana mewah. Tapi sebagai bentuk kecintaan terhadap karya seni.

"Sampai sekarang saya masih menyayangi koleksi itu, meskipun sudah bukan milik lagi," pungkasnya.

Sementara itu 4.000 koleksi busana jadul yang telah dibeli akan bergabung dengan barang-barang vintage lain yang sudah ada sebelumnya. Beberapa di antaranya 5.000 potong baju, 15.000 aksesori hingga sketsa rancangan yang kini disimpan di kantor pusat Saint Laurent.



Simak Video "Wow! Brand Fashion YSL Jual Kondom"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)