Penjualan Sneakers Turun Hingga 75% Imbas Corona, Nike sampai Adidas

Hestianingsih - wolipop Senin, 13 Apr 2020 10:59 WIB
Sneakers Nike Air Jordan 4 OG Bred Hadir di Indonesia. Ilustrasi sneakers (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
New York City -

Virus Corona benar-benar memengaruhi berbagai aspek kehidupan. Dunia fashion menjadi salah satu sektor yang ikut terkena imbas dari pandemi COVID-19, mulai dari brand high-street hingga high-end, tak terkecuali industri sneakers.

Situs Nice Kicks melaporkan penjualan sneakers mengalami penurunan drastis akibat ditutupnya sejumlah retail dan toko offline. Penurunan ini dialami berbagai merek sneakers termasuk yang sudah ternama seperti Nike dan Converse.

urban sneakers society(Foto: Rahmi Anjani/Wolipop)


Penasihat industri olahraga Matt Powell mengatakan penjualan sneakers Nike turun hingga 75 persen di minggu terakhir Maret 2020. Vans, new Balance dan adidas juga mengalami penurunan yang sama.

Sementara itu brand Under Armour, Converse dan Sketchers mengalami penurunan yang lebih parah. Dilaporkan Matt Powell yang bekerja untuk NDP Sports, sebuah perusahaan riset khusus industri olahraga, penjualan ketiga brand tersebut turun hingga 80 persen.

Saat pandemi virus Corona merebak ke berbagai belahan dunia, banyak butik dan retailer yang menutup tokonya, termasuk toko olahraga yang menjual sneakers seperti Nike, adidas dan Converse. Mereka akhirnya beralih ke penjualan online karena kini lebih banyak orang beraktivitas di rumah.


Namun toko online juga tidak banyak mendongkrak penjualan. Menurut Matt Powell, berkurangnya minat orang-orang untuk olahraga, juga jadi salah satu penyebab menurunnya pembelian sneakers.

Penjualan perlengkapan olahraga untuk kategori baseball, sepakbola dan football turun hingga 100 persen. Sementara itu penjualan sepatu lari turun 70 persen, dan sepatu basket turun 80 persen.



Simak Video "Patricia Gouw Dibikin Kaget dengan Protokol Covid-19 di Luar Negeri"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)