Jual Baju Mirip Rompi Bom Bunuh Diri, Butik Ini Tuai Kontroversi

Daniel Ngantung - wolipop Jumat, 31 Mei 2019 03:42 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa

Jakarta - Trauma akibat peristiwa bom yang terjadi saat konser Ariana Grande di Manchester, Inggris, dua tahun lalu, masih membekas di benak warganya. Luka lama itu seakan terbuka lagi setelah sebuah butik menjual pakaian yang mirip dengan rompi bom bunuh diri.

Mirisnya, butik tersebut hanya beberapa kilometer dari lokasi kejadian, Manchester Arena. Demikian Daily Mail mengabarkan, Rabu (29/5/2019). "Ini dijual dan dipajang di depan sebuah butik di pusat Manchester. Saya sudah melihatnya beberapa kali dan itu sangat menggangguku," tulis Sacha Lord, seorang ekonom yang juga warga Manchester, di Twitter.


Jual Baju Mirip Rompi Bom Bunuh Diri, Butik Ini Tuai KontroversiFoto: Dok. Twitter


Kicauan yang disertai foto rompi yang dimaksud itu lalu berujung viral dan semakin memicu kemarahan publik. "Sungguh mengejutkan melihatnya. Sebuah pesan yang salah dan memalukan!" kata netizen lainnya.

Sang pemilik butik yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku belum mendapat keluhan apapun terkait rompi tersebut. Bahkan, ia menyebut banyak butik lain yang menjual pakaian serupa. "Ini bukan rompi bunuh diri. Kalaupun mirip, bentuknya seperti rompi antipeluru," kata pemilik butik.

Tepatnya pada 22 Mei 2017, konser Ariana Grande di Manchester Arena, menjadi target aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh Salma Abedi. Ledakan tersebut menewaskan 22 orang, tujuh di antaranya anak-anak. Sementara 139 orang mengalami luka-luka.



(dng/eny)