3 Warna yang Akan Menjadi Tren Besar di 2019

Alissa Safiera - wolipop Selasa, 18 Des 2018 13:35 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Selain mode dan kecantikan, warna pun memiliki tren dunia tersendiri. Di tahun depan, tiga warna ini diprediksi dominasi berbagai sektor industri mulai dari kecantikan, fashion, interior hingga otomotif.

Tiga warna yang diramal akan menjadi tren adalah turunan merah, biru, juga hijau. Tren warna tersebut dikeluarkan oleh sebuah organisasi bernama Intercolor. Organisasi perumus warna yang telah berdiri sejak 1963, dan terdiri atas 16 negara dunia, mulai dari Amerika Serikat, Prancis, Jepang, Korea, China, Swiss, Inggris, Finlandia, Spanyol, Portugal, Italia, Hungaria, Thailand, Jerman, Turki, dan Denmark.

Di tahun ini, Indonesia ikut serta merumuskan tren warna dunia 2019 yang diwakili oleh Kilala Tilaar dari Martha Tilaar Innovation center.

"Untuk tren warna 2019, ada berbagai tema inspirasi. Hanya kalau diseleksi kembali, pembagiannya dari berbagai shades biru, hijau, merah dan juga kategori 'After Glow' dan 'Over Veil' sebagai pengembangannya," ungkap Kilala Tilaar, corporate creative innovation director PT Martha Tilaar, sebagai salah satu perumus tren warna dunia 2019 kepada Wolipop.

Kilala melanjutkan, tren warna yang dikeluarkan Intercolor berbeda dari yang dirilis Pantone, namun tetap memiliki satu benang merah. Keduanya sama-sama berpengaruh sebagai gambaran tren dunia di berbagai bidang.

"Secara warna pasti akan ada benang merahnya, tetapi secara source of trend, antara Intercolor dan Pantone bedanya seperti Vogue dan Elle, sama-sama berpengaruh dan digunakan insight-nya, tetapi beda soulnya. Pantone itu dikeluarkan perusahaan, kalau Intercolor lembaga non profit. Yang lebih bergengsi dari kacamata kami sebagai pengguna inspirasi warna dan dari sisi keterlibatan prosesnya pastinya Intercolor karena tidak terikat dengan perusahaan apapun," tambahnya.

Masing-masing warna yang dipilih memiliki arti secara psikologi. Lebih lanjut, Kilala menjelaskan bila warna dapat memberi stimulus kepada mata dan memberi reaksi rasa secara emosional dan mental.

Misalnya kelompok warna biru yang memberi efek tenang, atau hijau untuk memunculkan rasa segar dan sejuk. Kemudian ada pula tema over veil yang berkesan blur, berlapis putih tipis demi memberi kesan romantis, lembut, bijak dan spiritual. Terakhir adalah turunan warna merah memberi kesan yang hangat namun cerah dan mencuri atensi.

"Itulah kehebatan dengan bergantinya tren warna setiap tahun, supaya sisi rasa atau emosional kita selalu tidak monoton, bisa menciptakan rasa baru, refreshing dan akhirnya memengaruhi kreativitas dan gaya hidup," tutur Kilala.



Tonton juga 'Bukan Satin, Voal Jadi Tren Hijab para Muslimah':

[Gambas:Video 20detik]


(asf/asf)