Sentuhan Kekinian Mel Ahyar di Koleksi Batik Warisan Iwan Tirta

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 19 Apr 2018 14:18 WIB
Foto: Mohammad Abduh/Wolipop
Jakarta -

Apa jadinya bila batik warisan maestro Iwan Tirta mendapat sentuhan kekinian dari desainer Mel Ahyar? Koleksi 'Er-Lum' menjadi jawabannya.

'Er-Lum' merupakan koleksi buah kolaborasi Iwan Tirta Private Collection dengan Mel Ahyar yang tampil perdana di panggung The Iconic Women dalam gelaran Fashion Nation ke-12 di Senayan City, Jakarta Selatan, Rabu (18/4/2018).

Pertama kali mengolah batik untuk sebuah koleksi utuh, Mel Ahyar lantas merasa tertantang saat harus bereksperimen dengan motif-motif batik peninggalan Iwan Tirta.

Sentuhan Kekinian Mel Ahyar di Koleksi Batik Warisan Iwan TirtaIwan Tirta Private Collection menggandeng desainer Mel Ahyar untuk merancang koleksi terbarunya. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop).

Wafat pada 2010 silam, sang maestro mewariskan setidaknya 13 ribu motif batik yang sarat akan pakem-pakem tersendiri. Maka tantangan datang saat Mel Ahyar mencoba mengaktualisasikan garis desain khasnya yang feminin dan kontemporer tanpa meninggalkan pakem Iwan Tirta.

Di sisi lain, kolaborasi ini membawa pengalaman baru bagi Mel Ahyar yang mengaku terbiasa membebaskan imajinasinya tanpa berpijak pada patokan tertentu dalam berkarya.

Er-Lum, koleksi kolaborasi Mel Ahyar dan Iwan Tirta Private Collection.Er-Lum, koleksi kolaborasi Mel Ahyar dan Iwan Tirta Private Collection. (Foto: Mohammad Abduh/Wolipop)

"Lumayan sulit pakemnya. Tapi, saya juga jadi banyak belajar, mengenal berbagai macam motif batik serta cerita di baliknya, sekaligus lebih tahu lagi motif apa saja yang boleh diotak-atik dan dipakai," ungkap Mel Ahyar kepada Wolipop selepas peragaan.

Setelah proses kreatif selama tiga bulan yang dimulai dengan tahap pengenalan motif warisan Iwan Tirta yang dipandu oleh Direktur Kreatif Iwan Tirta Private Collection Era Soekamto, maka lahirlah 22 set busana (look).

Rancangan Mel Ahyar untuk Iwan Tirta Private Collection.Rancangan Mel Ahyar untuk Iwan Tirta Private Collection. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)

Di tangan desainer anggota Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) ini, koleksi bermotif batik dari Iwan Tirta terasa lebih unik, berjiwa muda dan kekinian. Hadir pilihan dress dengan volume dan siluet yang bervariasi, mulai dari A-line hingga lurus, berikut opsi outerwear seperti coat dan blazer.

DNA desain Mel yang jenaka lewat permainan detail-detail tiga dimensi dengan bentuk yang menyesuaikan motif batik pakaiannya. Untuk koleksi ini, Mel bermain aman dengan motif-motif batik bernuansa flora dan fauna yang lebih 'fleksibel' diolah. Motif pisang bali, buketan, gajah, dan merak, adalah beberapa di antaranya.

Tak sepenuhnya batik, sesekali Mel memadukannya dengan material lain sehingga terasa lebih modern. Salah satunya busana yang membungkus tubuh aktris Atiqah Hasiholan di catwalk. Gaun batik bersiluet A itu hadir dengan aksen tulle yang menyembul dari balik rok. Dalam presentasinya, Mel memadukan hampir semua busana dengan ankle boots yang semakin mempertegas rasa kekiniannya.

Atiqah Hasiholan berbalut gaun batik Mel Ahyar x Iwan Tirta Private Collection.Atiqah Hasiholan berbalut gaun batik Mel Ahyar x Iwan Tirta Private Collection. (Foto: Muhammad Abduh/Wolipop)

Menurut Era, kolaborasi ini membuktikan bahwa fashion dan batik dengan segala pakem dan makna sakralnya dapat disatukan sehinga menjadi tawaran yang relevan dengan tren pasar. "Sangat berisiko memang, tapi pada akhirnya batik sebagai warisan budaya sendiri tidak boleh eksklusif. Batik harus bisa dinikmati siapa saja," jelas Era.

(dtg/dtg)