Gucci, Dior, LV Tak Mau Lagi Pekerjakan Model yang Terlalu Kurus

Alissa Safiera - wolipop Kamis, 07 Sep 2017 10:50 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Ketika dunia fashion tak terasa nyata bagi para wanita bertubuh normal, karena desainer kerap memakai model berukuran 0 atau berbadan XXS. Kini beberapa brand high-end dunia telah membuka halaman baru dengan komitmen tidak akan lagi memakai model yang terlalu kurus.

Perusahaan fashion yang berada dalam naungan LVMH dan Kering, di antaranya Gucci, Dior dan Louis Vuitton sepakat untuk tidak memakai model size 0 dalam fashion shownya. Model wanita sekarang punya ukuran tubuh minimum, yaitu size 2 (XS) dalam ukuran Amerika, sedangkan ukuran pria adalah extra small atau 44 di ukuran busana Eropa.

BBC melaporkan jika para model juga diminta melampirkan sertifikat kesehatan sebagai bukti mereka cukup sehat untuk bekerja. Mengingat banyak model yang rela tidak makan berhari-hari atau bahkan makan tisu untuk membuat tubuh mereka tetap 'langsing' saat fittig.
Gucci, Dior, LV Tak Mau Lagi Pekerjakan Model yang Terlalu KurusFoto: Getty Images

"Kami merasa memiliki tanggungjawab untuk membangun standard baru bagi industri fashion dan kami harap dapat diikuti oleh pemain lainnya di sektor ini," ungkap Antoine Arnault, direktur LVMH dalam pernyataan resminya.

Model fashion dengan masalah bentuk tubuh ekstrem semacam ini menjadi masalah besar yang dihadapi industri. Salah seorang desainer yang paling sering dikritik karena memakai model size 0 adalah Victoria Beckham.

"Mereka muda, mereka kurus, tapi tak berarti mereka sakit," ujar Victoria Beckham untuk pembelaannya, soal memakai model yang sangat kurus di fashion show tahun 2015.

Mantan personel Spice Girl itu dihujani kritikan di media sosial atas pilihan model yang sangat kurus. Netizen bahkan menjuluki fashion show itu sebagai parade kerangka berjalan. (asf/asf)