ADVERTISEMENT

Perdana Jadi Model, Putri Kate Moss Jadi Kontroversi

Alissa Safiera - wolipop Jumat, 05 Mei 2017 15:56 WIB
Foto: Getty Images, istimewa
Jakarta - Putri Kate Moss, Lila Grace Moss Hack, tampaknya akan segera mengikuti jejak sang ibu menjadi supermodel ternama. Sebagai langkah awal, remaja 14 tahun itu baru saja memulai debut menjadi model pemotretan iklan.

Lila Grace menjadi model untuk kampanye The Braid Bar. Ia tampil bersama putri musisi The Clash, Mick Jones, Stella Jones. Kedua remaja ini tampil dengan rambut kepang atau cornrow berwarna-warni.

"Sneak peak from our new summer menu. The Lila and the Stella coming soon, modelled by our own #braidbaes," tulis brand The Braid Bar.

Sayangnya debut ini tak berjalan mulus. Seorang DJ di BBC Radio 1, Clara Amfo, mengungkapkan bila rambut kepang seperti itu sudah seperti budaya bagi kulit hitam, dan tak cocok disebut sekadar tren fashion. Ditambah lagi modelnya adalah wanita kulit putih.

"Braid Bar ingin menjual gaya rambut yang aku dan banyak teman-teman juga keluargaku lakukan seumur hidup kami," tulisnya di Instagram.

"Media yang mainstream sering membuat kepangan mirip cornrow. Aku pernah membaca artikel yang menyebut cornrow Naomi Campbell 'edgy'..maksudku, itu bukan edgy, tapi budayanya!" lanjut Clara.

Rambut kepang ini kerap memicu kontroversi, apalagi ketika dipakai selebriti, salah satunya yang pernah dikritik adalah Kylie Jenner. Marc Jacobs juga pernah jadi kontroversi karena mengirim model kulit putih berjalan di runway dengan rambut gimbal.

Setelah banyak menerima kritikan, brand Braid Bar menemui langsung Clara Amfo dan membuat pernyataan maaf secara tertulis.

"Kami memang naif, namun kini mata kami terbuka telah tidak memperhatikan isu rasisme ketika kami memulainya. Braid Bar adalah tempat yang menyenangkan dan terbuka untuk semua ras, etnis, gender dan usia. Kami mengerti ini adalah tanggungjawab kami sebagai perusahaan dengan banyak pengikut untuk mengajarkan dan menyebar pengetahuan dari ide dan cerita ini dimulai. Sekarang, dunia akan lebih bersatu lebih dari sebelumnya," tulis pernyataan Braid Bar yang dikutip dari Refinery29. (asf/eny)