Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Department Store AS Lagi-lagi Stop Jual Perhiasan Ivanka Trump

Alissa Safiera - wolipop
Senin, 06 Feb 2017 18:39 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Getty Images
Jakarta - Kamis lalu bisnis Ivanka Trump harus merelakan namanya tak lagi ada di salah satu department store ternama di Amerika Serikat, Nordstorm. Kini satu lagi gerai yang dilaporkan mengeluarkan produk Ivanka Trump dari daftar tenant-nya.

Mulai pekan ini, para pecinta belanja di situs barang mewah Neiman Marcus tak akan lagi melihat koleksi perhiasan Ivanka Trump. Salah satu yang dijual di situs itu adalah gelang berlian senilai US$ 12.000 atau Rp 160 jutaan yang didesain putri Donald Trump itu.
Foto: REUTERS/Mike Segar

Gelang itu dikeluarkan dari situs Neiman Marcus tanpa penjelasan. Seperti dikutip dari People, pihak Neiman Marcus pun belum mau berkomentar soal ini.

Dilansir oleh Coulter, ada 21 produk milik Ivanka Trump yang masih dijual awal bulan ini di Neiman Marcus. Namun kini, saat Anda mencari 'Ivanka Trump' produk maupun namanya sudah hilang dari daftar desainer di situs itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menghilangnya koleksi Ivanka Trump di Neiman Marcus terjadi beberapa hari setelah produknya dikeluarkan dari Nordstorm. Menurut Nordstorm, alasan mengeluarkan produk Ivanka dari tenant-nya disebabkan karena penjualan yang buruk.
Foto: Jeff J Mitchell/Getty Images

Isu boikot mengiringi kabar tentang pemutusan kerja sama antara Ivanka dengan Nordstrom. Pada Oktober 2016, muncul gerakan Grab Your Wallet yang targetnya memboikot produk-produk dari perusahaan Trump maupun keluarganya untuk dipasarkan.

Fokus dari kampanye Grab Your Wallet adalah meminta sejumlah department store besar untuk berhenti melakukan kerja sama bisnis yang terkait dengan perusahaan Sang Presiden AS, termasuk keluarganya.

Kampanye Grab Your Wallet kini menargetkan lebih dari 60 perusahaan yang diketahui terkait dengan kerajaan bisnis Donald Trump dan keluarganya. Baik perusahaan yang melakukan kerja sama, endorse produk-produknya maupun yang ikut mendanai selama masa kampanye Trump. (asf/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads