Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Vogue Pilih Desainer Rei Kawakubo Jadi Tema Met Gala 2017

Alissa Safiera - wolipop
Sabtu, 22 Okt 2016 11:07 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Getty Images
Jakarta - Setelah di tahun ini Vogue membuat para selebriti berdandan ala robot futuristik dalam tema Manus X Machina: Fashion in an Age of Technology, di tahun ini para selebriti stylish akan punya banyak pilihan untuk bermain dengan busana mereka.

Setiap tahunnya, majalah yang dijuluki 'fashion bible', Vogue membuat perhelatan amal yang dibanjiri undangan selebriti eksklusif. Acara yang dinamakan Met Gala ini pun selalu dibuat mewah dengan tema besar yang harus dipatuhi para tamu untuk busananya.

Di tahun ini, ajang karpet merah yang akan berlangsung bulan Mei itu akan mengambil tema besar dari desainer Jepang, Rei Kawakubo. Tema perhelatan itu pun dinamai 'Art of the In-Between.'

Sebagai pendiri label Comme des Garcons, Rei identik dengan gayanya yang disebut 'anti-fashion'. Ia tak mengikuti mode yang sedang hangat, tapi membuat tren dalam caranya sendiri, yang seringkali menantang fashion juga dunia kecantikan.

"Aku selalu mengejar cara baru dalam mendesain…dengan menyangkal nilai-nilai yang ada dan apa yang umumnya diterima sebagai norma. Dan ekspresi mode yang selalu penting bagiku adalah fusi, campuran, ketidakseimbangan, belum selesai, eliminasi dan tidak adanya niat," ujar desainer dari siaran rilisnya.

Rei fokus pada apa yang ada di tengah-tengah. Merancang busana yang kiranya pantas berada antara Barat dan Timur, perempuan dan laki-laki juga masa lalu dengan masa depan.

Ajang high-fashion yang juga diisi eksebisi ini akan menampilkan 120 rancangan Rei Kawakubo. Dari karya pertamanya di Paris Fashion Week tiga dekade lalu, hingga yang terbaru di tahun ini. (asf/asf)

Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads