Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Mantan Desainer Hermes Akan Merilis Koleksi Eksklusif Bersama Uniqlo

Alissa Safiera - wolipop
Selasa, 10 Mar 2015 14:31 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Getty Images
Jakarta -

Setelah kepergiannya dari rumah mode high-end asal Paris, Hermes di tahun lalu, Christophe Lemaire kemudian disibukkan dengan pengembangan labelnya sendiri, Lemaire. Namun di tahun ini, sepertinya ia sudah siap untuk kembali menuliskan namanya pada sebuah brand.

Bukan lagi brand high-end dengan koleksi puluhan juta rupiah dalam item terbatas, namun menciptakan produk untuk retailer high-street. Untuk pertamakalinya, sentuhan kemewahan pada busana high-street harga terjangkau itu akan ditampilkan Christophe pada rancangan terbaru Uniqlo.

"Kami selalu memiliki mimpi untuk bekerja dengan Uniqlo. Uniqlo mendesain dari material-material bermutu tinggi yang bisa dipakai untuk sehari-hari, ini juga menjadi cara kami mendalami fashion dan filosofi dari Lemaire," ujar Christophe dan rekan desainernya di label Lemaire, Sarah-Linh Tran di pernyataan resminya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rancangan eksklusif desainer Hermes sejak tahun 2010 itu untuk Uniqlo akan menampilkan koleksi busana pria dan wanita. Nantinya akan dijual di seluruh gerai retailer asal Jepang itu dan juga secara online di musim gugur tahun ini.

"Cara Lemaire mendesain sangat cocok dengan filosofi Uniqlo, bertujuan untuk membuat hidup yang lebih baik. Aku sendiri tak sabar melihat hasilnya dan aku sangat senang dapat membawa rancangan ini ke seluruh pelanggan di dunia," ujar Tadashi Yanai, Chairman dari Fast Retailing (perusahaan yang menaungi Uniqlo).

Sebelum bekerja sebagai creative director Hermes, Christophe telah mencatatkan namanya sebagai desainer Lacoste selama 10 tahun. Kedatangannya di Hermes pun sempat dipertanyakan, mengingat ia menggantikan posisi desainer Jean Paul Gaultier yang telah menduduki posisi creative director rumah mode Prancis itu selama 7 tahun.

Meski bermula dari menciptakan busana bergaya sporty dengan lambang buaya yang colorful, namun nyatanya para pencinta mode menyukai rancangan pertama Christophe untuk Hermes di koleksi autumn/winter 2011. Gebrakan desainer asal Prancis itu membuat koleksi Hermes lebih modern. Garis rancangannya lebih sederhana, namun tetap modern dan elegan. Berbeda dengan sentuhan quirky Jean Paul Gaultier yang kerap menghadirkan bahan kulit dan korset ketat.

Saat ini, posisi creative director Hermes dipegang oleh Nadege Vanhee-Cybulski. Wanita di balik desain-desain minimalis label The Row selama 2011 sampai 2014. Sebelumnya ia bekerja untuk Celine di tahun 2008 sampai 2011. 

Kembali ke koleksi kapsulnya untuk Uniqlo, rancangan Christophe nantinya akan mengikuti kesuksesan kolaborasi dengan desainer ataupun tokoh di dunia hiburan lain. Misalnya saja Suno, Jil Sander, Celia Birtwell, Pharrell Williams dan terakhir adalah fashionista Prancis, Ines de la Fressange.

(asf/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads