Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Bvlgari Rilis Koleksi Perhiasan Melilit Seperti Ular

wolipop
Rabu, 17 Sep 2014 19:20 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Bvlgari
Jakarta - Rangkaian perhiasan dari brand aksesori Bvlgari telah dikenal karena keindahan dan desainnya yang mewah serta bold. Merek eksklusif asal Italia itu pun telah menginjak usia 130 pada tahun ini. Bertepatan dengan momen tersebut, Bvlgari ingin memperkenalkan dua hal baru kepada para konsumen Indonesia. Yakni pembukaan toko serta peluncuran koleksi teranyarnya.

Highlight rangkaian perhiasan terbaru dari Bvlgari ini cukup unik dan berbeda dengan musim-musim sebelumnya. Untuk tahun 2014, Bvlgari menawarkan dua koleksi spesial, yakni High Jewerly Collection dan Serpenti Collection.

‎High Jewerly Collection adalah serangkaian perhiasan dengan detail bebatuan yang indah. Color stone yang didominasi nuansa biru muda dan ungu tersebut umumnya dijadikan bandul pada kalung, anting, serta gelang bermaterial emas dan berlian. Bentuk batu tersebut serupa dengan permen kristal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Koleksi kali ini‎ cukup berbeda karena ada lini baru ini. Bvlgari jarang mengeksplor batuan. Ini modelnya tidak lebih dari 10 karena sulit pengerjaannya," ujar Eunika Santosa, Marketing and Communication Manager Bvlgari.

‎Sementara koleksi serpenti adalah serangkaian perhiasan yang berbentuk melilit seperti ular. Bentuk tersebut dihadirkan pada jam tangan, kalung, gelang, serta cincin. Tak hanya karena bentuk melilit, beberapa ditampilkan dengan bentuk kepala dan ekor mirip reptil tersebut yang semakin memperkuat tampilan ular.

‎Seluruh koleksi perhiasan terbaru tersebut bisa didapatkan di butik teranyar Bvlgari yang dibuka sejak Agustus 2014 lalu di lantai Ground Floor Plaza Indonesia. Seperti toko ground floor kebanyakan, dari luar, gerai tampak eksklusif, mewah, serta elegan. Begitu juga dengan desain di dalamnya.

Namun ada yang berbeda dengan interior dalam toko Bvlgari kali ini. Detail historical serta angka delapan dipilih sebagai ornamen hadir menambah kesan elegan pada ‎gerai. Aksen historik terwakili dengan dipajangnya lukisan Elizabeth Taylor pada area pojok kanan. Mendiang aktris legendaris itu dipilih karena dia adalah salah satu pemilik perhiasan Bvlgari terbanyak. Sedangkan angka delapan dijadikan bentuk tata meja display perhiasan utama serta bentuk bintang hitam yang menunjukkan arah dan mata angin, serupa dengan toko pertama Bvlgari di Italia.

Display utama yang berada di tengah juga difokuskan untuk koleksi perhiasan dan jam tangan seperti strategi terbaru brand aksesori yang juga membuka hotel ini.‎ Di atasnya tergantung sebuah chandelier kristal yang menjadi ornamen signature seluruh toko Bvlgari.

(ami/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads