Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Liputan Khusus Lebaran

Tren Aksesori untuk Busana Lebaran: Perhiasan Bold Vs Simple

Alissa Safiera - wolipop
Jumat, 26 Jul 2013 13:46 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: M. Abduh/ Wolipop
Jakarta -

Bicara soal tren pakaian, tak lengkap rasanya jika tidak membahas tren aksesorinya juga. Aksesori memegang peranan cukup penting dalam keseluruhan tampilan busana, begitu juga dalam tren busana muslim.

Jika tahun ini kecenderungan tren busana muslim untuk Lebaran adalah warna-warna terang, teknik padu padan serta jilbab simpel, bagaimana dengan aksesori? Menurut desainer Itang Yunasz, tren aksesori untuk hijab didominasi perhiasan oversize misalnya kalung besar, bangles dan memiliki sentuhan rustic atau unfinished.

"Kalung yang dibungkus kain, fringe, bola-bola atau bentuk sesuatu yang rustic," tutur Itang saat dihubungi wolipop, Senin (22/07/2013).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banyak bermunculannya perhiasan berukuran besar menurut desainer senior ini tak lepas dari sudah mulai ditinggalkannya busana beraksen payet dan serba bling-bling. "Lebih untuk padanan bajunya, karena payet memang sudah agak menjauh. Bling bling seperti itu sudah out of date," tambah pemilik label busana muslim Preview, Tatum dan Kamilaa ini.

Pendapat Itang juga senada dengan Windri Widiesta Dhari, pemilik label Nur Zahra. Windri melihat, saat ini aksesori yang lebih banyak diminati adalah yang berukuran besar dan bernuansa metalik.

"Kalau aku perhatikan, masih bold yang lebih diminati. Lebih bernuansa keperakan dan yang agak besar. Misalnya kalung-kalung warna emas, perak atau bangle besar," ujarnya ketika berbincang dengan wolipop, Kamis (25/07/2013).

Berbeda dengan Itang dan Windri, pemakaian aksesori dinilai tidak terlalu krusial bagi Dian Pelangi. Desainer muda yang tergabung dalam Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia ini mengatakan, pemakaian aksesori bisa diminimalisasikan dengan memperbanyak detail pada pakaian.

"Kalau menurut aku busana muslim tidka perlu aksesorinya dibanyakin, tapi detail bajunya. Untuk Hari Raya tetap yang simple aja ya, kalau mau pakai yang simple aja," kata Dian.

Mengurangi pemakaian aksesori, menurutnya akan mempermudah Anda bergerak karena di Hari Raya Idul Fitri biasanya dipenuhi banyak aktivitas bersilaturahmi dari rumah yang satu ke rumah lainnya.

"Karena saat Hari Raya kita dituntut mobile. Menemui tamu, menyediakan makanan, kalau pakai akseosori malah bikin ribet," tutur pendiri Hijabers Community ini.

Apabila ingin tetap memakai aksesori saat Lebaran, Dian menyarankan untuk memilih yang bentuknya kecil. Misalnya dengan memakai bros yang disematkan di baju. Gaya bold atau simple yang sebaiknya diikuti? Itu tergantung dari preferensi selera berbusana Anda sebagai individu. Apabila suka dengan gaya busana yang menarik perhatian bisa memilih aksesori besar tapi jika lebih menyukai busana simple, maka saran Dian bisa Anda ikuti.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads