Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Liputan Khusus

Do's & Dont's Membeli Pakaian di Pasar Barang Bekas

Alissa Safiera - wolipop
Selasa, 05 Feb 2013 12:07 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Wolipop
Jakarta - Tidak seperti berbelanja di mal, atau pasar biasanya. Belanja di pasar barang bekas butuh tips dan trik agar mendapatkan barang bagus dengan harga yang sangat murah. Bagi Anda yang ingin mencoba belanja di pasar barang bekas, simak pendapat dari artis, Melanie Subono, dan fashion blogger, Heidy Kalalo, yang akan membocorkan tips berbelanja barang vintage, untuk Anda ikuti.

1. Pakai Baju yang Santai
Ketika hendak berbelanja di pasar barang bekas, kenyamanan adalah kunci utama. Disana Anda akan banyak berjalan dari satu toko ke toko lain, untuk itu pakailah pakaian yang nyaman. Selain itu, hindari memakai baju yang terlalu terbuka atau ketat, serta aksesori yang berlebihan agar tidak mengundang perhatian. "pakai baju kaos sama legging karena kalau mau beli celana masih bisa dicoba. Pakai baju yang nyaman, alas kaki flat, sandal jepit," seperti yang diungkapkan fashion blogger yang juga hobi padu padan baju vintage, Heidy Kalalo.

2. Gali Lebih Dalam
Tidak ada yang tahu 'harta karun' apa yang akan Anda temukan ditumpukan pakaian di pasar barang bekas. Untuk itu jangan malas untuk mengeksplor lebih dalam lagi. Karena tak jarang ada pakaian bagus ataupun branded dalam tiap tumpukan, jika Anda jeli mencarinya. "jangan malas buat ngubek-ngubek. Apalagi pada saat barang baru dibuka. Itu seru banget!" ungkap Melanie Subono sambil menceritakan pengalaman belanjanya di pasar barang bekas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

3. Perhatikan Kualitas
Meskipun barang bekas dengan harga yang sangat murah, namun jangan sampai Anda mengabaikan kualitasnya. Tak sedikit baju yang warnanya pudar, bolong, atau kotor. Untuk itu, selalu pastikan baju yang Anda pilih tidak cacat dan masih layak pakai. Namun jika baju pilihan Anda sedikit kotor atau rusak, jangan lupa untuk minta penjual menurunkan harganya.

4. Menawar
Setelah mendapatkan barang vintage yang Anda inginkan, jangan lupa untuk menawar sebelum membayar. Harga awal yang diberikan penjual biasanya juga berdasarkan penampilan Anda, untuk itu tidak perlu memakai baju yang bergaya, atau berdandan saat kesana.

5. Uang Kecil
Bawalah uang secukupnya dan tukar uang nominal besar dengan uang receh agar lebih mudah ketika membayar. "tukar uang kecil, jangan nanti menawar Rp 15 ribu tapi keluarin uang Rp 100 ribuan," tambah Melanie, putri dari Adri Subono itu.

6. Bersikap Ramah
Ketika berbelanja di pasar barang bekas, jangan lupa untuk bersikap ramah terhadap penjual. Dengan begitu, penjual pun akan bersikap baik pada Anda atau bahkan menjadi langganan. "kadang abang jualan yang ingetin tentang copet, pas heboh cari baju, dia ingetin 'awas tas dijaga jangan dibiarin'. yang penting ramah aja, kalo ramah juga baik," jelas fashion blogger yang kini merilis lini fashionnya sendiri, Memo.

7. Datang Pagi atau Sore
Pasar barang bekas seperti Pasar Senen dan Pasar Baroe di Jakarta, biasanya buka pukul 09.00 sampai pukul 18.00. Ketika Anda ingin puas berbelanja, sebaiknya datang dari pagi karena belum terlalu ramai dan panas. Atau bisa juga datang sore, saat toko mau ditutup untuk mendapatkan barang dengan harga lebih murah lagi. "sebenarnya dia (Pasar Senen) kalau jam 5 menjelang tutup langsung obral, barang dari dalam dibuka lagi di parkiran. Baju, dress semua obral Rp 5 ribuan," tambah Heidy.

8. Go Green
Biasanya penjual akan membungkus baju yang Anda beli dengan plastik kresek hitam. Satu plastik untuk satu baju. Jika Anda tidak ingin limbah plastik bertambah banyak, lebih baik bawa tas sendiri untuk memuat barang yang Anda beli. "umumnya pedagang akan kasih kita barang dalam plastik kresek hitam, dan lo gak mau ngerusak alam dengan bawa puluhan kresek ditangan lo, kan?" tambah Melanie.

(asf/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads