Pria Ini Ciptakan Kaus Anti Peluru
wolipop
Rabu, 21 Sep 2011 16:57 WIB
Jakarta
-
Pria ini bisa memasang harga $12,000 (Rp 106 jutaan) untuk sepotong kemeja. Kliennya pun bukan sembarang orang, mulai dari bintang papan atas hingga para politikus. Hanya segelintir orang di dunia fashion yang tahu namanya, seperti dikutip dari Daily Mail.
Miguel Caballero, adalah seorang desainer dari Kolombia yang meraih sukses di Amerika dengan lini busana high-end. Perbedaannya, bukan seperti Armani atau Prada yang mengusung tren atau brand sebagai daya jual, melainkan fungsinya sebagai pakaian anti peluru.
Semua busana dibuat secara khusus sesuai ukuran pemakainya, dan mampu menahan serangan senjata api tertentu dari jarak yang bervariasi. Berbeda dengan rompi anti peluru yang selama ini telah diciptakan, kreasi miliknya benar-benar tipis dan fleksibel untuk dipakai bergerak layaknya busana sehari-hari.
Variasi item fashionnya mulai dari setelan jas, jaket kulit, kemeja formal, hingga bahkan kaos Polo! Orang awam tidak akan bisa membedakan apakah baju tersebut dibuat anti peluru atau tidak.
Dalam sebuah wawancara dengan New Yorker, ia menceritakan awal mula ia menjual busana ini karena rasa takutnya terhadap kekejaman para pembunuh bayaran dan pengedar narkoba di kampung halamannya di Bogota. Namun setelah ia pindah ke Miami, ia mulai banyak membuat busana untuk para selebriti dan politikus.
Nama-nama besar seperti presiden Venezuela, Hugo Chavez, selebriti Sean (Diddy) Combs, King Abdullah II dari Yordania hingga pangeran Asturia. Ia bahkan telah membuat kimono untuk aktor Steven Seagal, kemeja tunik untuk Wu-tang clan dan kabarnya setelan jas yang dipakai Obama saat inagurasi juga karyanya.
Caballero mengatakan rahasianya terletak pada bahan yang digunakan. Setiap kain dilengkapi dengan panel khusus berbahan dasar serupa nylon-polyester, yang setiap kali hendak dicuci harus dilepaskan dari baju.
Ia bahkan mengungkapkan bahwa baju anti pelurunya dijamin dengan cara menembakkan peluru ke tiap staffnya bahkan tunangannya yang memakai baju tersebut. Hal ini guna membuktikan 'loyalitas tim dan detail terhadap kontrol kualitas.' Namun yang perlu diperhatikan adalah setiap peluru mengenai baju, panel yang rusak harus segera digantikan.
Brand Caballero terbagi atas empat lini, yakni Black collection yang paling eksklusif, terdiri atas setelan jas, kemeja, jaket kulit dan bahan wool. Gold collection lebih mengarah kepada busana kasual seperti kaos. Classic collection dikhususkan untuk keperluan militer seperti seragam polisi dan tentara. Terakhir adalah Seliver collection yang ditujukan bagi para pengawal pribadi.
(fer/hst)
Miguel Caballero, adalah seorang desainer dari Kolombia yang meraih sukses di Amerika dengan lini busana high-end. Perbedaannya, bukan seperti Armani atau Prada yang mengusung tren atau brand sebagai daya jual, melainkan fungsinya sebagai pakaian anti peluru.
Semua busana dibuat secara khusus sesuai ukuran pemakainya, dan mampu menahan serangan senjata api tertentu dari jarak yang bervariasi. Berbeda dengan rompi anti peluru yang selama ini telah diciptakan, kreasi miliknya benar-benar tipis dan fleksibel untuk dipakai bergerak layaknya busana sehari-hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sebuah wawancara dengan New Yorker, ia menceritakan awal mula ia menjual busana ini karena rasa takutnya terhadap kekejaman para pembunuh bayaran dan pengedar narkoba di kampung halamannya di Bogota. Namun setelah ia pindah ke Miami, ia mulai banyak membuat busana untuk para selebriti dan politikus.
Nama-nama besar seperti presiden Venezuela, Hugo Chavez, selebriti Sean (Diddy) Combs, King Abdullah II dari Yordania hingga pangeran Asturia. Ia bahkan telah membuat kimono untuk aktor Steven Seagal, kemeja tunik untuk Wu-tang clan dan kabarnya setelan jas yang dipakai Obama saat inagurasi juga karyanya.
Caballero mengatakan rahasianya terletak pada bahan yang digunakan. Setiap kain dilengkapi dengan panel khusus berbahan dasar serupa nylon-polyester, yang setiap kali hendak dicuci harus dilepaskan dari baju.
Ia bahkan mengungkapkan bahwa baju anti pelurunya dijamin dengan cara menembakkan peluru ke tiap staffnya bahkan tunangannya yang memakai baju tersebut. Hal ini guna membuktikan 'loyalitas tim dan detail terhadap kontrol kualitas.' Namun yang perlu diperhatikan adalah setiap peluru mengenai baju, panel yang rusak harus segera digantikan.
Brand Caballero terbagi atas empat lini, yakni Black collection yang paling eksklusif, terdiri atas setelan jas, kemeja, jaket kulit dan bahan wool. Gold collection lebih mengarah kepada busana kasual seperti kaos. Classic collection dikhususkan untuk keperluan militer seperti seragam polisi dan tentara. Terakhir adalah Seliver collection yang ditujukan bagi para pengawal pribadi.
(fer/hst)











































