Iklan Pasangan LGBT Tayang di Papan Reklame Korea Ditarik Usai Tuai Kecaman
LGBT masih menjadi hal tabu di Korea Selatan. Sebuah papan reklame yang menampilkan video pasangan sesama jenis berciuman dihentikan tayang setelah empat hari. Video kontroversial yang ditayangkan ternyata iklan dari sebuah aplikasi kencan.
Seperti dilansir dari The Korea Herald, sejumlah netizen Korea melayangkan protes setelah melihat video pasangan sesama jenis berciuman ditayangkan di sepanjang jalanan di kawasan padat Gangnam, Seoul.
Iklan aplikasi kencan berdurasi 20 detik itu pertama kali terlihat di sebuah papan reklame yang menyatu dengan gedung di distrik Nonhyeon-dong, Seoul pada 26 Agustus. Menurut laporan The Korea Herald, iklan yang menampilkan pasangan gay berciuman itu tayang 100 kali dalam sehari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak aplikasi kencan itu dikabarkan beriklan selama sekitar satu tahun. Namun, karena banyaknya keluhan yang diterima dari netizen Korea, pemerintah setempat akhirnya turun tangan menangguhkan iklan.
Adapun cuplikan yang ditampilkan sepasang gay dan lesbian saling bertatapan mesra, berpelukan, dan berciuman. Iklan aplikasi kencan itu juga memuat bendera LGBT dengan emoji hati.
Per tanggal 30 Agustus, iklan aplikasi kencan itu berhenti tayang di sepanjang jalanan Gangnam, Seoul. Hal itu dilakukan atas permintaan para pejabat setempat.
Iklan pasangan LGBT tayang di papan reklame Korea ditarik usai tuai kecaman. Foto: Instagram |
"Banyak keluhan yang diterima," ucap seorang pejabat distrik Gangnam, Seoul.
Dia menambahkan bahwa iklan pasangan LGBT itu dihapus karena melanggar Undang-Undang Manajemen Iklan Luar Ruangan dan Promosi Industri Iklan Luar Ruangan. Penayangan video tersebut dianggap "dapat merusak moral publik dengan konten yang cabul dan dekaden."
Menyusul iklan kontroversial yang ditangguhkan, CEO aplikasi kencan mengaku dirugikan karena sudah menggelontorkan sejumlah uang. Dia tak menyangka akan mendapat diskriminasi dari netizen Korea dan pemerintah atas penayangan video pasangan sesama jenis.
"Kami menghabiskan banyak uang untuk mendapatkan kontrak lisensi untuk aplikasi di negara ini, tapi sepertinya proyek ini telah bangkrut," ucap sang CEO aplikasi kencan.
"Kami tak mengira bisnis yang terkait dengan minoritas seksual akan diperlakukan seburuk ini pada tahun 2024."
Kini video yang menampilkan pasangan sesama jenis berciuman itu telah digantikan dengan video komersil dari perusahaan lain.
Yang Sun Woo, Ketua Komite Penyelenggara Festival Budaya Queer Seoul turut mengecam langkah yang diambil pemerintah setelah menangguhkan iklan aplikasi kencan tersebut. Menurutnya hal itu terjadi karena diskriminasi atas kaum LGBT.
"Banyak iklan di Korea yang menggambarkan kasih sayang antara pasangan heteroseksual, dan tidak ada yang menyebut mereka cabul. Pandangan bahwa ciuman pasangan homoseksual itu cabul dan dekaden adalah diskriminasi," ujar Yang Sun Woo.
(mab/mab)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
Park Min Young & Sungjae BTOB Siap Jadi Visual Couple Drakor Adaptasi Dracin
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Drama China Shine On Me Ditarik dari Netflix Vietnam karena Peta Kontroversial
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN












































