ADVERTISEMENT

Protes Kematian Mahsa Amini, Aktris Netflix Buka Baju dan Hijab di Instagram

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 14 Okt 2022 08:00 WIB
Elnaaz Norouzi Foto: Instagram Elnaaz Norouzi
Jakarta -

Kematian Mahsa Amini masih mengundang berbagai protes. Tak hanya turun ke jalan untuk demonstrasi, sejumlah orang juga mengungkap kekecewaan mereka terhadap polisi moral Iran di media sosial. Seorang aktris bernama Elnaaz Norouzi pun beralih ke Instagram untuk memberi dukungan kepada para wanita yang jadi korban. Dalam postingan, ia menanggalkan hijab dan busana sebagai bentuk solidaritas.

Elnaaz Norouzi adalah aktris asal Iran yang dikenal lewat serial Sacred Games yang tayang di Netflix. Baru-baru ini ia bikin heboh karena mengunggah video buka baju sebagai protesnya atas kematian Mahsa Amini yang diduga meninggal di usia 22 setelah ditahan polisi moral karena menyalahi aturan berhijab.

Elnaaz NorouziElnaaz Norouzi Foto: Instagram Elnaaz Norouzi

Dalam video, Elnaaz awalnya mengenakan busana serba hitam lengkap dengan kerudung burqa. Ia kemudian menanggalkan satu per satu baju yang dipakainya. Selagi berdiri, wanita 30 tahun itu mulai dari hijab, gamis, kemeja, crop top, celana jeans, bra hingga akhirnya tersisa celana dalam.

Wanita yang juga model tersebut mengaku melakukannya bukan untuk mempromosikan ketelajangan tapi kebebasan untuk memilih. Di Iran, wanita memang diminta untuk berpakaian tertutup termasuk dengan memakai kerudung. Dalam video yang sudah dihapus, aktris kelahiran Tehran itu mengatakan wanita seharusnya punya hak untuk memilih busana mereka.

"Setiap wanita, di mana pun di dunia, dari mana pun mereka, seharusnya punya hak untuk memakai apa saja yang dia mau dan kapan atau di mana pun mereka sukai. Tidak ada pria atau wanita lain yang punya hak untuk menghakimi dia atau meminta dia berpakaian seperti apa.

Elnaaz NorouziElnaaz Norouzi Foto: Instagram Elnaaz Norouzi

Semua orang punya pandangan dan keyakinan yang berbeda dan mereka harus menghormati. Demokrasi artinya kekuasaan untuk memutuskan. Setiap wanita harusnya punya kekuatan untuk memutuskan tentang tubuhnya sendiri," tulilsnya.

Kepada India Today, Elnaaz Norouzi mengaku prihatin dengan situasi di Iran. Ia sendiri pernah diberhentikan oleh polisi moral ketika tinggal di sana. Wanita tersebut sempat dibawa untuk diberi edukasi dan dipukuli. Karena itu, Elnaaz ingin ikut memperjuangkan hak-hak wanita yang disebut sudah ditekan selama 40 tahun.

Kematian Mahsa Amini menimbulkan protes yang memakan jiwa. Paling tidak ada tiga wanita yang tewas dalam demonstrasi diduga karena dipukuli polisi moral.

(ami/ami)