Sosialita Palsu Ini Akui Telah Menipu, Tapi Tak Mau Minta Maaf

Kiki Oktaviani - wolipop Jumat, 17 Jun 2022 18:57 WIB
Fake German heiress Anna Sorokin arrives in court  during her sentencing at Manhattan Supreme Court May 9, 2019 following her conviction last month on multiple counts of grand larceny and theft of services (Photo by TIMOTHY A. CLARY / AFP) Foto: TIMOTHY A. CLARY / AFP
Jakarta -

Sosialita Palsu Anna Sorokin atau yang juga dikenal sebagai Anna Delvey telah mengakui perbuatannya. Wanita yang semakin dikenal setelah ceritanya diangkat Netflix berjudul 'Inventing Anna' itu sempat mengaku dia sebagai ahli waris keluarga kaya di Jerman.

Dia berhasil masuk lingkaran sosial elite New York dan menipu orang-orang kaya serta bank-bank besar di sana. Dalam sebuah wawancara dengan NBC News, wanita 31 tahun itu mengatakan perbuatannya itu salah, namun tidak mau minta maaf atas sikapnya di masa lalu.

"Ya, itu jelas tidak etis, ya. Saya tidak akan mendorong orang lain untuk mengikuti jejakku," ungkap Anna.

Anna setelah itu mengatakan tidak berutang minta maaf terhadap siapa pun atas kejahatan yang telah dilakukannya. "Maksudmu untuk apa? Aku bukan anak berusia 12 tahun. Siapa saya harus meminta maaf untuk itu," terangnya.

Dia juga mengaku bahwa tidak memiliki niat jahat. Dalam wawancaranya tersebut, Anna juga mengatakan dia bukanlah seorang penipu kejam.

Anna Sorokin dibebaskan penjara pada Februari 2021, sebelum dibawa kembali ke tahanan ICE karena melanggar persyaratan visa. Setelah bebas, Anna mendapatkan kontrak besar bersama Netflix.

Koiuini menyebut Anna akan segera meluncurkan karya NFT-nya yang disebut 'Reinventing Anna'. Mereka yang membeli bisa mengobrol langsung dengannya lewat panggilan telepon atau bertemu secara langsung. Tak mengherankan jika Anna Sorokin kini disebut sebagai selebriti dadakan.



Simak Video "Potret V BTS hingga Lisa BLACKPINK Saat Naik Jet Pribadi ke Paris"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)