ADVERTISEMENT

Selebgram Ini Merasa Didiskriminasi di Pesawat karena Payudara Terlalu Besar

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 03 Jun 2022 18:30 WIB
Mary Magdalene Foto: Dok. Instagram
Jakarta -

Selebgram Mary Magdalane baru-baru ini mengungkap kemarahannya setelah dikeluarkan dari pesawat. Mary mengaku diusir karena payudaranya. Wanita tersebut memang berdada besar hingga beratnya mencapai 22 pons atau sekitar 9 kg. Karena masalah itu, Mary merasa didiskriminasi.

Model seksi tersebut seharusnya terbang dari Kanada ke Dallas, AS pada Rabu lalu. Tapi sebelum pesawat lepas landas, ia diminta untuk keluar. Dilansir TMZ, Mary awalnya ditegur karena menggunakan headphone ketika pramugari memberikan instruksi. Tapi ia merasa alasan sebenarnya adalah karena payudaranya terlalu besar.

Dalam postingannya di Instagram, Mary mengungkap kemarahan selagi memperlihatkan bagian atas tubuhnya yang memang mencuri perhatian. "Aku dikeluarkan dari pesawat karena penampilanku tolong berhenti mendiskriminasi tolong ini menjijikkan aku merasa malu dan direndahkan," tulisnya.

Mary mengaku ia dikeluarkan karena payudara yang terlalu vulgar tapi merasa jika maskapai tidak bisa menyebutkan itu sebagai alasan legal. Ketika protes di Instagram, sayangnya banyak orang tidak terlalu memihaknya. Apalagi saat itu Mary menggunakan atasan yang semakin mengekspos payudaranya yang dioperasi. Ia pun tetap merasa didiskriminasi.

"Aku tidak mengerti bagaimana orang-orang berkata tidak masalah aku dikeluarkan karena apa yang aku pakai. Intinya adalah aturan yang sama harusnya diterapkan untuk semua orang. Tidak benar untuk memilih aturan berdasarkan penampilan atau tipe tubuh.

"Diskriminasi apapun tidak baik untuk siapapun. Jika seorang wanita berdada kecil menggunakan yang sama, mereka tidak akan berkata apa-apa. Diskriminasi untuk tubuh yang dimodifikasi sangat umum. Sering di media sosial bahkan di kehidupan sehari-hari. Aku tidak mencoba untuk membela diri aku hanya berbagi kenyataan yang ada," katanya.

Setelah kejadian itu, Mary Magdalane untungnya bisa pergi dengan penerbangan selanjutnya. Kini ia berniat untuk menuntut maskapai yang sudah mengeluarkannya dari pesawat.

(ami/ami)