7 Fakta Mantan Penyanyi Cilik yang Melahirkan di Bawah Pohon

Daniel Ngantung - wolipop Senin, 11 Okt 2021 18:30 WIB
Charlotte Church (Foto: Guy Bell/Cult PR via Getty Images) Charlotte Church (Foto: Guy Bell/Cult PR via Getty Images)
London -

Bagi Anda penggemar musik klasik-pop, mungkin nama Charlotte Church terdengar familiar di telinga. Dulu ia dikenal sebagai penyanyi cilik bersuara malaikat.

Vakum dari ingar-bingar dunia hiburan, penyanyi kelahiran Wales, Inggris, ini ternyata sudah menjadi seorang ibu. Di usia 35 tahun, Charlotte Church telah memiliki tiga anak: Ruby (14), Dexter (12), dan Frida (1).

Dari ketiganya, si bungsu lahir di tempat yang tak biasa. Charlotte Church mengaku, melahirkan Frida di bawah pohon.

Bagaimana bisa? Berikut fakta-fakta seputar Charlotte Church dan proses kelahiran anaknya yang unik itu.


1. Charlotte Church Tenar Sejak Usia Belasan

WALES, UNITED KINGDOM - NOVEMBER 06:  Charlotte Church singing at the closing ceremony for the 1999 Rugby World Cup, Millennium Stadium, Cardiff, Saturday.  (Photo by Ross Setford/Getty Images)(Foto: Getty Images/Ross Setford)


Lahir di Cardiff, Wales, Inggris, 21 Februari 1986, Charlotte Church menjadi sorotan saat berusia 11 tahun setelah tampil di sebuah stasiun TV dan menembangkan lagu klasik 'Pie Jesu' karya Andrew Lloyd Webber. Berkat penampilan tersebut, ia mendapat tawaran rekaman album dari Sony Music.


2. Karier Melejit

384667 22: Singer Charlotte Church arrives at the premiere of Columbia Pictures'' (Foto: Getty Images/Chris Weeks)

Charlotte Church merilis album perdananya, 'Voice of an Angel', dirilis pada 1998, ketika berusia 12 tahun. Album tersebut sukses menduduki puncak tangga lagu musik klasik di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat. Billboard menempatkannya pada nomor 9 daftar Top 10 Female Artists 2000 di atas Whitney Houston.


3. Bernyanyi di depan para kepala negara

CARDIFF, UNITED KINGDOM - NOVEMBER 21:  (NO PUBLICATION IN UK MEDIA FOR 28 DAYS) HM Queen Elizabeth II meets singers Charlotte Church (R) and Katherine Jenkins as The Blue Man Group look on, backstage following the Royal Variety Performance, November 21, 2005 in Cardiff, Wales.  (Photo by Daily Mirror-Pool/Anwar Hussein Collection/Getty Images)(Mirror-Pool/Anwar Hussein Collection/Getty Images)

Ia menjadi salah satu penyanyi yang turut mempopulerkan genre classical crossover, perkawinan antara musik klasik dan pop.

Berkat talentanya yang unik itu, ia kerap diminta bernyanyi di hadapan para kepala negara, keluarga kerajaan hingga Paus. Charlotte Church juga mendapat kesempatan untuk berkolaborasi dengan penyanyi tenar lainnya, seperti Celine Dion, Usher, Mandy Moore dan Pavarotti. Salah satu tembang hitsnya, 'The Prayer', dinyanyikan duet bersama Josh Groban.

4. Penghargaan musik dan 'bokong terindah'

Charlotte Church arrives at the 43rd Annual Grammy Awards at Staples Center in Los Angeles, CA on February 21, 2001. Photo credit: Kevin Winter/Getty ImagesFoto: Getty Images/Kevin Winter

Selama menjadi penyanyi klasik, Charlotte Church telah melahirkan lima album yang telah terjual 11 juta kopi di seluruh dunia. Ia juga mengisi suara untuk original score film nomine Oscar, 'A Beautiful Mind'.

Sejumlah penghargaan musik berhasil diraihnya. Pada 2000, Charlotte yang masih berusia 14 tahun menyabet piala Classical BRIT Awards kategori British Artist of the Year. Di luar musik, ia pernah mendapat penghargaan bokong terindah 'Rear of the Year' pada 2002 saat berusia 16 tahun.

Selanjutnya
Halaman
1 2