Selebgram Turki Ditangkap Polisi karena Unggah Foto Sex Toys yang Dibeli

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 06 Agu 2021 18:01 WIB
Merve Taskin Foto: Instagram @tasskinmerve
Jakarta -

Selebgram Turki, Merve Taskin, diperkarakan karena mengunggah foto yang awalnya di-posting untuk bercanda. Kepada lebih dari 600 ribu follower-nya di Instagram, ia menampilkan alat bantu seks yang dibeli di Museum Seks, Belanda. Karena unggahan itu, ia kemudian ditangkap polisi atas tuduhan membagikan konten cabul yang dianggap sebagai kejahatan.

Merve pergi ke Belanda awal tahun lalu untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-22 dengan dua teman. Salah satu destinasi mereka adalah Museum Seks yang memang jarang bisa ditemukan sehingga menarik para turis dari berbagai negara.

Di sana. wanita 23 tahun ini mengambil beberapa foto merchandise yang dijual, termasuk sex toys yang dibelinya, pasta berbentuk penis hingga pembuka tutup botol bergambar seksi.

[Gambas:Instagram]

Tampaknya foto-foto yang awalnya diunggah karena 'lucu' itu dilihat berbeda oleh pemerintah. Ketika Merve sampai ke negaranya, dikatakan jika ia ditangkap dua kali dalam satu bulan.

Setelah memberikan pernyataan ke polisi, ia pikir masalah sudah selesai tapi akhir tahun ini kembali muncul perintah untuk menghadiri persidangan.

[Gambas:Instagram]



Merve yang akan disidang pada 26 Oktober mendatang dikatakan menyalahi Pasal 226 mengenai berbagai tindak kejahatan terkait hal-hal cabul yang dianggap menyinggung. Karena itu, Merve mulai menghapus sejumlah postingannya di Twitter agar tidak menambah masalah. Ia pun mengaku takut untuk memberi testimoni tapi tetap akan datang.

Karena masalah ini, Merve telah dihubungi oleh pihak Museum Seks di Belanda yang ikut prihatin dan menyebutnya sebagai panutan untuk wanita lain. "Museum kami ditujukan untuk mengedukasi orang di seluruh dunia mengenai sejarah seks. Kami mengagumimu karena telah mengekspresikan diri dan mengunggah foto-foto itu," kata direktur museum, Monique van Marle.

Dilansir BBC, pihak kedutaan besar Turki di London sudah berusaha untuk dimintai keterangan tapi belum mendapatkan balasan.

(ami/ami)