Pria Ini Sudah Punya 16 Istri dan 151 Anak, Tak Berencana Berhenti Nikah Lagi

Rahmi Anjani - wolipop Minggu, 04 Jul 2021 06:50 WIB
Multi-generation African American family:  children (5, 7, 13 and 17 years) with parents (40s) and grandparents (60s, 70s). Foto: Getty Images/iStockphoto/kali9
Jakarta -

Pria bernama Misheck Nyandoro jadi perbincangan setelah mengungkap jumlah istri serta anaknya. Veteran perang asal Zimbabwe tersebut mengejutkan banyak orang karena punya 16 istri dan 151 anak. Sudah memiliki keluarga yang sangat besar, Mischeck pun mengaku belum berencana berhenti untuk menikah dan punya anak lagi di usia 66 tahun.

Jika banyak pria seusianya memilih untuk menikmati hidup dengan anak dan cucu, Misheck mengaku masih ingin melanjutkan 'proyek' poligaminya yang dimulai sejak 1983. Ia pun masih berencana untuk mencari istri ke-17 untuk dinikahi dan menambah anak. Dilansir The Herald, Misheck berencana untuk punya 100 istri dan 1.000 anak sebelum meninggal.

Punya banyak istri, Misheck berusaha berlaku adil dengan tidur bersama empat istrinya untuk satu malam. Ia pun mengaku jika pekerjaan utamanya adalah memuaskan para istri. Disebutkan jika biasanya mereka tidak tahu apakah akan 'bertugas' sampai Misheck mengunjungi kamar mereka di malam hari. Agar tidak lupa, pria tersebut punya daftar sendiri yang dibuat dengan mempertimbangkan berbagai faktor.

"Aku pergi ke kamar di mana aku ada jadwal. Aku lalu memuaskan istriku dan berlanjut ke kamar setelahnya. Itulah pekerjaanku. Aku tidak punya pekerjaan lain. Aku mengatur sikapku dalam kamar sesuai dengan usia setiap istriku. Aku tidak harus bersikap sama dengan yang muda seperti kepada yang tua," kataya dilansir Mirror.



Masih berencana tambah istri dan anak dalam waktu dekat, Misheck mengaku bahwa ia memang lebih tertarik menikahi wanita muda. Alasannya karena wanita lebih tua umumnya tidak terlalu tertarik dengan hubungan seksual.

Banyak orang bertanya bagaimana ia membiayai ratusan anaknya. Secara finansial, Misheck tampaknya tidak terbebani justru diberkati dengan banyaknya keturunan. Sedangkan ia sendiri tidak bekerja. "Anak-anakku memanjakanku. Aku terus saja menerima hadiah dan uang dari mereka dan anak-anak tiriku," ujarnya.

"Setiap istri memasak makanan terbaik setiap hari karena aturannya aku hanya makan apa yang enak dan aku membuang apa yang tidak enak. Setiap istri wajib mengikuti aturan itu dan tidak kesal ketika aku mengembalikan makanannya yang tidak enak. Itu adalah aturan di sini. Makanan yang ditolak harus membuat makanan yang lebih baik lain kali," jelas Misheck.

Kini 50 dari anak Misheck masih duduk di bangku sekolah, enam bekerja dengan pasukan tentara, dua dengan kepolisian, 11 lainnya punya pekerjaan yang berbeda dan 13 anak perempuannya sudah menikah. Dia juga punya seorang anak laki-laki yang mengikuti langkahnya dengan punya empat istri sekaligus.

Misheck sendiri pernah berhenti menikah di 2015 karena situasi ekonomi di Zimbabwe. Tahun ini ia baru kembali ingin menambah istri. Dikatakan jika alasan Misheck berpoligami karena ingin membantu memulihkan populasi Zimbabwe setelah perang.

(ami/ami)