Kisah Putri Dubai yang Kini Telah Dibebaskan Setelah 3 Tahun Disekap Keluarga

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 24 Mei 2021 17:33 WIB
Kisah dua putri penguasa Dubai yang disekap ayah mereka, Putri Latifa desak Inggris usut lagi kasus penculikan kakaknya 20 tahun lalu Foto: YouTube/Escape From Dubai
Jakarta -

Putri penguasa Dubai Latifa bin Mohammed al-Maktoum telah lama diberitakan menghilang setelah berusaha kabur dari negaranya. Ia sempat mendokumentasikan percobaannya melarikan diri hingga cerita saat dipenjara dan mendapat kekerasan fisik. Beberapa waktu lalu Latifa mengaku disekap di sebuah 'vila penjara'. Tapi belakangan muncul fotonya di Instagram yang menunjukkan ia sudah dibebaskan.

Latifa adalah anak dari penguasa Dubai sekaligus Perdana Menteri Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum. Ia merupakan salah satu dari 30 anak Sheikh Mohammed juga anak kedua dari tiga anak perempuan lainnya yang bernama Latifa. Setelah berusaha melarikan diri di 2018, ia dilaporkan tertangkap oleh pria-pria bersenjata di India hingga mencari suaka politik ke Florida.

Setelah menghilang, keberadaan Putri Latifa tak lagi jadi misteri ketika ia mengaku ditahan di sebuah rumah. Namun beberapa waktu lalu sejumlah foto yang menampilkan sosok miripnya tengah jalan-jalan di pusat perbelanjaan muncul di Instagram. Sumber menyebutkan jika ia akhirnya sudah dibebaskan dari ayahnya yang mengontrol.

[Gambas:Instagram]



Dilaporkan Dailymail bahwa wanita 35 tahun tersebut kini tinggal bersama teman-temannya. Ia akhirnya dibebaskan dari penyekapan selama tiga tahun yang merupakan hukumannya karena sudah mencoba untuk kabur dari UAE. Dikabarkan pula jika Latifa sedang berdiskusi dengan sejumlah pengacara dan pendukung untuk bernegosiasi agar bisa keluar dari Dubai dan memulai hidup baru.

Pihak berwajib Dubai mengaku telah menyetujui dirilisnya dua foto terbaru yang menunjukkan Putri Latifa sudah bebas. Minggu lalu, sebuah foto menunjukkan ia bersama dengan dengan dua temannya di sebuah mal. Sedangkan dalam foto lain, ia sedang bersama seorang teman lain di sebuah restoran Italia dengan pemandangan langit Dubai.

Teman dekatnya Sioned Taylor yang mengunggah foto itu ke Instagram mengatakan telah diberi izin oleh penguasa Dubai untuk memperlihatkan kebebasan Putri Latifa sejak 2018. Teman dekat lain pun mengaku jika sekarang Latifa sudah dibiarkan tanpa penjagaan dan bisa bertemu teman.

"Putri Latifa sudah keluar dari apa yang disebutnya sebagai 'vila penjara'. Dia tidak lagi ada di bawah penjagaan bersenjata dan sudah diperbolehkan bertemu teman-teman. Dia bisa berhubungan dengan teman-teman dan menjalani hidup normal,"

[Gambas:Instagram]



"Kami sangat berharap semuanya akan berjalan di arah yang benar dan dia bisa memutuskan apa yang diinginkannya. Fakta bahwa dia bisa tidak lagi ditahan di vila yang bertentangan dengan keinginannya adalah sebuah langkah besar," kata sumber.

Awal tahun ini, dalam beberapa video Putri Latifa menceritakan bagaimana ia ditangkap dan disandara di tempat di mana setiap gerakannya dimonitori orang suruhan ayah. "Vila ini sudah dibuat menjadi penjara. Semua jendela ditutup. Ada lima polisi yang berjaga di luar dan dua polisi wanita di dalam. Aku tidak bisa keluar untuk mendapat udara segar. Jadi pada dasarnya aku tahanan," ungkapnya.

Sejak saat itu, PBB mulai ikut memberi perhatian dengan meminta bukti bahwa dia Putri Latifa masih hidup dan memintanya dibebas. Adapun kampanye Free Latifa untuk mendukung keluarnya sang putri dari 'istana'.

(ami/ami)