5 Fakta yang Diungkap Pangeran Harry Soal Keluarga Kerajaan, Ngaku Menderita

Kiki Oktaviani - wolipop Kamis, 20 Mei 2021 13:30 WIB
WINDSOR, ENGLAND - APRIL 17: Prince Harry arrives for the funeral of Prince Philip, Duke of Edinburgh at St Georges Chapel at Windsor Castle on April 17, 2021 in Windsor, England. Prince Philip of Greece and Denmark was born 10 June 1921, in Greece. He served in the British Royal Navy and fought in WWII. He married the then Princess Elizabeth on 20 November 1947 and was created Duke of Edinburgh, Earl of Merioneth, and Baron Greenwich by King VI. He served as Prince Consort to Queen Elizabeth II until his death on April 9 2021, months short of his 100th birthday. His funeral takes place today at Windsor Castle with only 30 guests invited due to Coronavirus pandemic restrictions. (Photo by Victoria Jones - WPA Pool/Getty Images) Pangeran Harry. Foto: dok. Getty Images
Jakarta -

Setelah keluar dari anggota senior keluarga kerajaan Inggris, banyak pernyataan Pangeran Harry yang jadi kontroversi. Setelah sebelumnya, sang Pangeran banyak menyindir keluarga kerajaan di wawancaranya bersama Oprah Winfrey, bungsu dari Pangeran Charles dan Putri Diana itu kembali mengungkap fakta soal keluarga kerajaan.

Inilah lima fakta yang diungkap Pangeran Harry soal keluarga kerajaan. Mulai dari hidup seperti di kebun binatang sampai merasa terjebak di keluarga kerajaan.

1. Pangeran Harry Menyebut Ada Penderitaan Genetik

Dalam podcast 'Armchair Expert' yang dipandu oleh aktor Dax Shepard, Pangeran Harry membahas tentang rasa sakit mental dan penderitaan yang dia rasakan sejak lama. Pria 36 tahun itu menyebutnya sebagai penderitaan genetik yang sudah turun-temurun.

"Banyak rasa sakit dan penderitaan genetik yang diturunkan, jadi kita sebagai orangtua harus melakukan yang terbaik untuk mencoba dan bilang 'kamu tahu apa, itu terjadi padaku, dan aku akan memastikan itu tidak terjadi padamu," tambah adik Pangeran William itu.

Keluarga Kerajaan InggrisKeluarga Kerajaan Inggris Foto: Instagram @kensingtonroyal

2. Pangeran Harry Menyindir Soal Pola Asuh Pangeran Charles

Pangeran Harry tak hanya mengatakan bahwa dia terperangkap dalam siklus 'kesakitan' di dalam keluarga kerajaan Inggris. Suami Meghan Markle itu juga menyindir soal pola asuh ayahnya Pangeran Charles.

"Dalam hal mengasuh anak, jika saya mengalami bentuk kesakitan dan penderitaan karena rasa sakit atau penderitaan yang dialami ayahku atau orangtuaku, aku akan memastikan akan memutuskan siklus tersebut sehingga tidak menyebar," ujar Pangeran Harry.

Sebagai ayah, pangeran Harry menegaskan bahwa dia tidak akan menurunkan pola asuh yang sama seperti ayahnya. Ibarat toxic, Pangeran Harry tampaknya tidak ingin membawa 'racun' tersebut kembali ke kehidupan keluarganya saat ini.

3. Pangeran Harry Samakan Hidupnya di Keluarga Kerajaan Seperti Tinggal di Kebun Binatang

Pangeran Harry juga menyamakan hidupnya yang tumbuh di keluarga kerajaan seperti tinggal di kebun binatang. Dia mengatakan bahwa hidupnya diatur dan sekolah terbaik di dunia.

"Rasanya seperti binatang yang ada di kebun binatang," ucap adik Pangeran William itu.

LONDON, ENGLAND - APRIL 25:  Prince William, Duke of Cambridge, Meghan Markle and Prince Harry attend an Anzac Day service at Westminster Abbey on April 25, 2018 in London, England. (Photo by Eddie Mulholland - WPA Pool/Getty Images)Prince William, Duke of Cambridge, Meghan Markle Prince Harry Foto: Getty Images/WPA Pool

4. Pangeran Harry Mengaku Terjebak di Keluarga Kerajaan

Dalam wawancara dengan Oprah Winfrey beberapa waktu lalu, Pangeran Harry juga menyebut bahwa menjadi bagian dari kerajaan Inggris membuatnya merasa terjebak. Dia menyadari bahwa dia terjebak dalam sistem yang menindas.

"Aku terjebak, tapi aku tidak tahu bahwa aku terjebak. Ayah dan saudaraku, mereka juga terjebak, tapi mereka tidak bisa pergi," ungkapnya.

"Ada tingkat kendali oleh rasa takut yang telah terjadi dari generasi ke generasi," tambahnya.

5. Pangeran Harry Tidak Punya Hubungan Baik dengan Pangeran Charles dan Pangeran William

Tidak menyebutkan alasannya, namun Pangeran Harry mengisyaratkan bahwa dia tidak memiliki hubungan yang baik dengan ayahnya dan kakaknya Pangeran William. Kepada Oprah Winfrey, putra bungsu Pangeran Charles dan Putri Diana itu mengatakan bahwa ada banyak luka.

"Aku akan selalu mencintainya, tapi ada banyak luka yang terjadi. Dan ini menjadi prioritasku untuk menyembuhkan hubungan ini," ujarnya.

Harry menyebut bahwa ia dan Pangeran William sebenarnya berada di kesengsaraan yang sama, namun memilih keputusan yang berbeda. "Kami melalui neraka bersama, kami memiliki pengalaman yang sama, tapi kami berada di jalan yang berbeda," jelas Pangeran Harry.



Simak Video "Uskup Agung Bantah Klaim Meghan soal Nikah Duluan dengan Harry"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)