Sinopsis The Last Stand, Hadir di Sahur in the Movies Trans TV

Daniel Ngantung - wolipop Rabu, 21 Apr 2021 16:30 WIB
Film The Last Stand Sinopsis 'The Last Stand' (Foto: Dok. Lionsgate via IMDb)
Jakarta -

Film 'The Last Stand' akan tayang di Sahur in the Movies Trans TV. Film bergenre action-thriller ini hadir pada Kamis (22/4/2021), pada pukul 02.30 WIB.

Film keluaran 2013 ini menghadirkan Arnold Schwarzenegger sebagai bintang utamanya.

Film produksi Lionsgate ini juga didukung oleh pemeran lainnya seperti Forest Whitaker, Luis Guzman, Eduardo Noriega, Arron Shiver dan Johnny Knoxville.

Sinopsis The Last Stand

Arnold Schwarzenegger memerankan karakter bernama Ray Owens, mantan anggota kepolisian Los Angeles (LAPD) yang kini bertugas sebagai sherif di sebuah kota kecil, yakni Sommerton, Arizona.

Ia 'turun jabatan' lantaran pernah gagal dalam menjalankan sebuah misi saat masih bersama LAPD. Kegagalan tersebut memakan korban salah satu anggota LAPD.

Di kota yang ditinggalinya sekarang, tingkat kriminal sangat rendah. Akan tetapi, kedamaian tersebut terusik ketika pengedar narkoba bernama Gabriel Cortez (Eduardo Noriega) kabur dari tahanan.

Sheriff Owens yang masih berusaha lepas dari trauma pekerjaan lamanya pun dilibatkan dalam upaya penangkapan buronan tersebut.

Salah satu caranya adalah membuat barikade. Baku tembak antara kelompok Gabriel Cortez dan petugas kepolisian lantas tak terelakkan.

Film The Last StandFilm 'The Last Stand' (Foto: Dok. Lionsgate via IMDb)

Berbagai upaya sudah dilakukan demi menangkap sang penjahat. Namun, Cortez sangat sulit ditaklukkan oleh Owens dan tim FBI.

Lantas, berhasilkah Owens dalam misinya kali ini atau malah kembali mengalami kegagalan seperti dulu?

'The Last Stand' merupakan film garapan Jee-woon Kim dari Korea Selatan. Film ini sekaligus menjadi debut sang sutradara di ranah Hollywood setelah sebelumnya sukses dengan film A Tale of Two Sisters dan The Good, the Bad, the Weird di negeri sendiri.

"Sistem kerjanya secara keseluruhan sangat berbeda," ungkap Jee-woon Kim kepada Daily Record saat ditanya tentang perbandingan membuat film di Korea dan Hollywood.

"Di Korea, saat seorang sutradara membuat keputusan, keputusan tersebut langsung dilaksanakan. Sutradara memegang kuasa besar di Korea. Kalau di Hollywood, studio dan produser memiliki kekuasaan yang sama dengan sutradara, jadi ketiganya harus sama-sama terlibat dalam pengambilan keputusan," jelas Jee-woon Kim.

Film yang memakan biaya produksi hingga US$ 45 juta ini hanya berhasil mengantongi pendapatan 48,3 juta dolar dari pemutarannya di seluruh dunia.

Meski dari segi box office kurang memuaskan, penjualan DVD dan Blu-Ray The Last Stand dikabarkan jauh lebih baik. Selain itu, The Last menuai beragam ulasan dari para kritikus. IMDb memberi skor 6.3 dan 10 bintang.

Jangan lewatkan 'The Last Stand' di Sahur in the Movies Trans TV besok pada pukul 02.30 WIB.



Simak Video "Arnold Schwarzenegger: Trump Presiden Terburuk yang Pernah Ada"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)