Liputan Khusus Cute Typing

Pengakuan Anak-anak Zaman Now Soal Menulis Imut ala 'Cuping' yang Viral

Gresnia Arela Febriani - wolipop Minggu, 04 Apr 2021 15:00 WIB
Ilustrasi seseorang yang sedang mengirimkan pesan singkat. Viral menulis imut cuping atau cute typing. Foto: Getty Images/hocus-focus
Jakarta -

Gaya menulis cuping atau cute typing viral di media sosial. Menulis dengan gaya imut itu ramai dikritik karena dianggap merusak bahasa Indonesia. Ini kata anak-anak zaman now yang menulis ala cuping.

Karina seorang siswa sekolah dasar kelas 6 mengaku mengetahui gaya menulis cute typing dari Google. Sedangkan Yasmin yang juga siswa sekolah dasar kelas 6 mengenal cuping dari teman-temannya dan media sosial.

"Aku nulis cute typing kalau disuruh aja. Susah ngetiknya, jadi nggak terlalu suka," katanya.

Pengakuan yang sama disampaikan Ameera yang mengaku mengetahui soal cute typing dari media sosial. Dia juga mengaku kesulitan menulis ala cute typing. Namun dia akan menggunakannya ketika teman-temannya juga menulis dengan gaya demikian.

"Biasanya kalau main RP (Role Play)," ujar Ameera siswa salah satu sekolah swasta di Jakarta saat berbincang dengan Wolipop.

Role play merupakan permainan yang populer di Telegram di kalangan anak-anak generasi Z. Saat melakukan permainan RP seseorang akan bermain peran sesuai dengan karakter anime atau idola Korea mereka.

Karena RP populer di Telegram, begitupula cuping atau cute typing. Menulis ala cuping banyak digunakan remaja saat menggunakan Telegram.

Seperti yang baru-baru ini viral Akun humor di Twitter @txtdarigajelas membagikan tangkapan layar chanel dengan nama Mari Belajar Cuping. Chanel di Telegram tersebut mempunyai 50.924 subscribers.

Berdasarkan penjelasan dari grup Mari Belajar Cuping itu, cuping atau cute typing adalah gaya penulisan dengan kata-kata yang beberapa hurufnya diubah sehingga terdengar imut. Oleh karena itulah gaya penulisan itu dinamai cute typing atau cuping.

Contoh penulisan cuping seperti yang disampaikan chanel Mari Belajar Cuping di antaranya: Kkamu janan bwegitu! Aku ndaa sukka!, bwuna, kiwi mawu huggie, sleepy fase, ngucek mata. Dan ciri khas penulisan cuping lainnya adalah kata "sayang" menjadi "swayang" dan "manja" diganti menjadi "mwanja".



(eny/eny)