Cara Nadya Hutagalung Lawan Kecemasan Akibat Pandemi COVID-19
Hampir semua orang di seluruh dunia merasakan dampak COVID-19 di kehidupan. Nadya Hutagalung pun tak luput darinya.
Mantan model yang juga filantrop ini mengaku sempat cemas ketika wabah virus Corona mulai merebak awal tahun ini. "Tentu ada kecemasan. Kira-kira apa yang akan terjadi nanti," kata Nadya Hutagalung saat sesi jumpa media secara virtual, Kamis (17/12/2020).
Tak pernah disangka olehnya bahwa virus tersebut akan menjadi permasalahan serius di seluruh penjuru dunia. Banyak kegiatan yang telah ia rencanakan harus ditunda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain konservasi alam, perempuan 46 tahun ini juga menaruh perhatian lebih pada masalah kesehatan mental. Ia pun lebih senang berinteraksi secara langsung saat membahas isu tersebut kepada masyarakat.
Sempat merasa tak berdaya karena pandemi membatasi ruang geraknya, Nadya Hutagalung berusaha tetap untuk berkontribusi dengan menjadi bagian di salah satu gerakan sosial di Singapura.
"Bisa berbuat sesuatu untuk orang lain adalah obat buatku. Kalau ada kesempatan untuk membantu, aku merasa masalah kita seketika hilang. Sebaliknya kalau kita terlalu fokus pada masalah, masalah tersebut justru terasa malah makin membesar," tutur Nadya yang beberapa tahun terakhir menetap di Singapura.
Perempuan blasteran Batak-Australia ini juga punya cara lain dalam menghadapi stres kala pandemi. "Aku lebih fokus ke my self-care," katanya.
Misal, Nadya rutin melakukan yoga dan meditasi. Tak lupa pula ia mengonsumsi makanan sehat, minum air putih dan tidur secukupnya selama delapan jam. "Juga jadi orang yang lembut dan ramah," tambah mantan VJ MTV Asia ini.
Mendalami topik emotional well-being, Nadya meluncurkan kembali buku 'Walk with Me' cetakan kedua. Merupakan buah kolaborasi Nadya dengan Didit Hediprasetyo, buku pertamanya sudah dirilis pada 2018. Berbeda dari yang pertama, buku terbaru mendapat satu tambahan bab tentang topik tersebut.
Pada bagian ini, Nadya Hutagalung berdiskusi soal kesehatan mental dengan sejumlah figur publik seperti Happy Salma, Eva Celia, Iqbaal Ramadhan, Afgansyah Reza dan Chelsea Islan. "Mereka punya platform untuk menyampaikan isu ini ke audiens yang lebih luas. Selain itu, ini juga membuktikan bahwa mereka hanyalah manusia biasa," katanya.
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
Park Min Young & Sungjae BTOB Siap Jadi Visual Couple Drakor Adaptasi Dracin
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Drama China Shine On Me Ditarik dari Netflix Vietnam karena Peta Kontroversial
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN











































