Cara Nadya Hutagalung Lawan Kecemasan Akibat Pandemi COVID-19

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 17 Des 2020 17:05 WIB
nadya hutagalung Nadya Hutagalung (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
Jakarta -

Hampir semua orang di seluruh dunia merasakan dampak COVID-19 di kehidupan. Nadya Hutagalung pun tak luput darinya.

Mantan model yang juga filantrop ini mengaku sempat cemas ketika wabah virus Corona mulai merebak awal tahun ini. "Tentu ada kecemasan. Kira-kira apa yang akan terjadi nanti," kata Nadya Hutagalung saat sesi jumpa media secara virtual, Kamis (17/12/2020).

Tak pernah disangka olehnya bahwa virus tersebut akan menjadi permasalahan serius di seluruh penjuru dunia. Banyak kegiatan yang telah ia rencanakan harus ditunda.

Selain konservasi alam, perempuan 46 tahun ini juga menaruh perhatian lebih pada masalah kesehatan mental. Ia pun lebih senang berinteraksi secara langsung saat membahas isu tersebut kepada masyarakat.

Sempat merasa tak berdaya karena pandemi membatasi ruang geraknya, Nadya Hutagalung berusaha tetap untuk berkontribusi dengan menjadi bagian di salah satu gerakan sosial di Singapura.

[Gambas:Instagram]



"Bisa berbuat sesuatu untuk orang lain adalah obat buatku. Kalau ada kesempatan untuk membantu, aku merasa masalah kita seketika hilang. Sebaliknya kalau kita terlalu fokus pada masalah, masalah tersebut justru terasa malah makin membesar," tutur Nadya yang beberapa tahun terakhir menetap di Singapura.

Perempuan blasteran Batak-Australia ini juga punya cara lain dalam menghadapi stres kala pandemi. "Aku lebih fokus ke my self-care," katanya.

Misal, Nadya rutin melakukan yoga dan meditasi. Tak lupa pula ia mengonsumsi makanan sehat, minum air putih dan tidur secukupnya selama delapan jam. "Juga jadi orang yang lembut dan ramah," tambah mantan VJ MTV Asia ini.

Mendalami topik emotional well-being, Nadya meluncurkan kembali buku 'Walk with Me' cetakan kedua. Merupakan buah kolaborasi Nadya dengan Didit Hediprasetyo, buku pertamanya sudah dirilis pada 2018. Berbeda dari yang pertama, buku terbaru mendapat satu tambahan bab tentang topik tersebut.

Pada bagian ini, Nadya Hutagalung berdiskusi soal kesehatan mental dengan sejumlah figur publik seperti Happy Salma, Eva Celia, Iqbaal Ramadhan, Afgansyah Reza dan Chelsea Islan. "Mereka punya platform untuk menyampaikan isu ini ke audiens yang lebih luas. Selain itu, ini juga membuktikan bahwa mereka hanyalah manusia biasa," katanya.

[Gambas:Instagram]



(dtg/dtg)