Artis K-Pop Dituduh Tipu Pria, Habiskan Uang Ratusan Juta Lalu Hilang

Hestianingsih - wolipop Selasa, 10 Nov 2020 09:00 WIB
Artis K-Pop yang dituduh menipu, Hyeme personel Black Swan. Artis K-Pop yang dituduh menipu, Hyeme personel Black Swan. Foto: istimewa
Jakarta -

Seorang artis K-Pop dituduh melakukan penipuan ratusan juta rupiah. Tuduhan itu datang dari penggemarnya sendiri.

Sang artis disebut meminjam uang dari seorang pria lalu kabur. Pria yang hanya diketahui sebagai Mr. B itu pun membongkarnya ke publik.

Awalnya publik tidak mengetahui siapa artis K-Pop yang dituding menipu. Setelah investigasi mendalam oleh media Dispatch, mereka mengklaim bahwa artis yang dimaksud adalah Hyeme, personel girlband pendatang baru Black Swan.

Berdasarkan laporan Mr. B, dia berkenalan dengan Hyeme lewat pesan pribadi di media sosial. Awalnya Mr. B hanya ingin berkenalan dan berteman tapi lama kelamaan perasaannya tumbuh menjadi cinta.

"Awalnya saya mengaguminya sebagai seorang penggemar. Lalu kami jadi dekat. Lama kelamaan timbul perasaan suka. Saya benar-benar berharap Hyeme akan sukses. Makanya saya membantunya," ujar Mr. B, seperti dikutip dari Koreaboo.

Mr. B mengatakan bahwa dia dan Hyeme bertemu pada 2018. Keduanya beberapa kali kencan di restoran dan jadi dekat. Kemudian sekitar 2019, Hyeme mulai curhat soal keuangan yang dialaminya dan ibunya.

Dia pun minta bantuan Mr B untuk membantu mengatasi masalah keuangannya dengan meminjam uang. Jumlahnya tak sedikit, yakni 50 juta KW atau sekitar Rp 629 juta.

Hyeme juga minta disewakan apartemen agar bisa pindah dari asrama. Menurutnya tinggal sendiri akan membantunya lebih fokus beraktivitas dan latihan sebagai penyanyi, ketimbang tinggal bareng teman-temannya di asrama.

fatou sambaGirlband Black Swan. Foto: Instagram @b_fatous

Mr B lalu menggelontorkan lagi uang untuk sewa apartemen. Setiap bulannya dia membayar Rp 11,3 juta selama setahun. Uang deposit apartemen juga dibayarkan Mr B sebanyak Rp 252 juta.

"Dia bilang akan menggantinya begitu sudah sukses. Tapi dia mengubah nomor kontak dan hilang. Lebih dari apapun, pengkhianatan ini sangat besar," tutur pria yang bekerja sebagai peneliti itu.

Tak hanya itu saja, Hyeme juga dilaporkan meminta keperluannya sehari-hari ditanggung. Bahkan Mr B memberikan kartu kredit untuk digunakannya. Total tagihan kartu kredit yang digunakannya selama lima bulan mencapai Rp 161 juta.

Mr B mengklaim bahwa sebagian besar uangnya yang dipakai Hyeme dihabiskan untuk hura-hura. Selama berhubungan dengan penyanyi 24 tahun tersebut, dia mengklaim tidak pernah ada kontak secara seksual.

DR Entertainment, agensi yang menaungi Hyeme dan Black Swan sudah memberikan klarifikasi terkait kasus yang membelit artisnya. Mereka mengonfirmasi bahwa Hyeme memang meminjam sejumlah uang dan akan menginvestigasi kasusnya lebih lanjut.

Black Swan sendiri merupakan girlband K-Pop dengan personel multi-ras, salah satunya Fatou, yang keturunan Afrika. Girlband tersebut adalah versi 'rebrand' dari RaNia yang debut pada 2015.

(hst/hst)