Anak Diambil Paksa Suami, Istri Miliuner Dubai Minta Tolong Lewat Instagram

Rahmi Anjani - wolipop Minggu, 13 Sep 2020 13:03 WIB
Zeynab Javadli Sheikha Zeynab Javadli dan anak-anaknya. Foto: Instagram @zeyn7
Jakarta -

Seorang istri dari miliuner sekaligus anggota kerajaan Dubai jadi perbincangan karena masalah rumah tangganya. Wanita bernama Sheikha Zeynab Javadli yang menikah dengan keponakan pemimpin UAE Sheikh Saeed bin Maktoum bin Rashid Al Maktoum tersebut bahkan sempat meminta pertolongan lewat Instagram. Ketika itu, tiga anak Zeynab berusaha dibawa oleh rombongan pria yang diduga adalah suruhan suaminya. Zeynab sendiri memang telah berpisah dari Sheikh Saeed sembilan bulan lalu.

Dalam video Instagram Live yang beredar di internet, Zeynab tampak frustasi ketika segerombolan pria yang diduga dikirim sang suami berusaha mengambil tiga anaknya. Zeynab yang kini tinggal di sebuah villa setelah berpisah dari Sheikh Saeed pun terlihat menangis dan memohon agar mereka tidak membawa Sana, Asiya, dan Salama yang berusia empat, tiga, dan satu tahun.

[Gambas:Instagram]



"Aku tidak bisa membiarkan anakku diambil orang asing. Beginilah bagaimana mereka mengatasiku. Tidak ada hukum (yang memperbolehkannya)," ungkapnya sambil menangis. "Manajer Sheikh yang melakukan ini padaku. Tidak ada orang yang menolongku, mereka bilang 'Ini adalah perintah Sheikh, kami tidak bisa melakukan apa-apa," tambahnya.

Salah satu anak Zeynab terdengar berkata, "Kalian tidak bisa membawa kami ke mana-mana," katanya kepada segerombolan orang yang berkumpul di depan rumah. "Tidak ada makanan, tidak ada air, tidak ada apa-apa. Disiksa selama sembilan bulan. Mereka akan mendobrak pintu dan mengambil anakku," ujar sang ibu.

Sheikha Zeynab Javadli adalah mantan atlet gimnastik asal Azerbaijani yang pernah meraih emas di kejuaraan dunia dan Eropa. Ia menikah dengan Skeikh Saeed yang datang dari keluarga berkuasa di UAE pada 2015. Pernikahan mereka bermasalah sembilan bulan lalu yang membuatnya keluar dari istana bersama ketiga anak perempuannya.

Dilansir Dailymail, Sheikha mengaku mengalami penganiayaan fisik dan emosional setelah berpisah dari suami. Dalam video, wanita 29 tahun itu pun mengaku ponsel yang memuat bukti dirinya pernah mendapat berbagai pelecehan diambil oleh suruhan suaminya. Setelah siaran live Instagram tersebut dilaporkan bahwa tidak ada kabar dari Sheikha dan keberadaan anak-anaknya pun tidak diketahui, begitu juga dengan orangtua Sheikha.

[Gambas:Instagram]



"Dia mengunci dirinya di kamar karena mereka mencoba untuk mengambil anak-anaknya dan mengembalikan mereka ke istana. Kami semua sangat khawatir karena kami belum mendengar kabar dari Zeynab. Dia menderita selama sembilan bulan terakhir. Dia ingin meninggalkan Dubai dengan anak-anaknya dan hidup bebas," kata teman Sheikha yang mengaku sudah menghubungi kedutaan Azerbaijan tapi tidak ada yang bisa mereka lakukan.

Masalah ini pun sudah sampai ke telinga pengacara hak asasi manusia yang masih mencoba menolong wanita itu. "Kami sudah cukup lama tahu mengenai kasus Zeynab. Beberapa wanita dalam situasi ini bisa kabur tapi sayangnya kebanyakan tidak. Di Dubai, wanita anggota kerajaan dan wanita pada umumnya diperlakukan tidak baik. Zeynab adalah anggota keluarga kerajaan yang disiksa. Dia mengalami intimidasi dan isolasi dan ditakutkan ini bukan akhir yang baik untuknya," kata pengacara David Haigh dari Detained International.

(ami/ami)